Sopir Wajib Paham soal Prosedur Mengoperasikan Mobil Transmisi Matik

Kompas.com - 11/06/2019, 12:33 WIB
Suzuki Ertiga Nyemplung di SungaiFoto: Jatimwow.com Suzuki Ertiga Nyemplung di Sungai

JAKARTA, KOMPAS.com - Suzuki Ertiga terjatuh ke sungai saat parkir di Jalan Patttimura, Sukomanunggal, Surabaya, Jawa Timur, pada Senin (10/6/2019). Kejadian tunggal yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia itu diduga karena pengemudi kurang menguasai mobil transmisi otomatis.

Menanggapi hal tersebut, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, kerap terjadi mobil transmisi matik "nyelonong" baik maju ke depan atau belakang karena pengemudi salah dalam menerapkan prosedur awal.

Baca juga: Mudik Pakai Mobil Matik, Pelajari Fungsi Tuas Transmisinya

"Pengoperasian matik setiap mau bergerak (ignition roll) tidak perlu tidak menginjak gas. Jadi ketika tuas transmisi sudah di "D"atau "R" baru kemudian lepas rem. Jika kaki kanan sudah diangkat dan kemudian terjadi pergerakan natural setelah itu baru tambahkan gas sesuai kebutuhan," kata Jusri kepada Kompas.com, Selasa (11/6/2019).

Jusri menambahkan, setelah mobil parkir dalam keadaan yang diinginkan maka gunakan rem tangan. Sebab menggunakan rem tangan saat parkir merupakan prosedur standar supaya mobil tetap dalam posisi diam.

"Biasakan jika mobil berhenti dalam waktu cukup lama untuk menggunakan rem tangan, apalagi jika mobil sedang parkir. Jika pengemudi masih di dalam mobil, rem tangan akan membantu supaya kita masih bisa melakukan aktifitas lain, agar kaki tidak terfokus pada pedal rem. Sedangkan saat parkir, rem tangan akan mengunci mobil dalam posisi diam," kata Jusri.

Baca juga: Pakai Mobil Matik, Ingat Lagi Mekanisme “Kickdown”

Sebelumnya diberitakan, Suzuki Ertiga terjatuh ke sungai saat hendak parkir di pinggir sungai. Korban diketahui bernama Marnowo (50) warga Simo Pomahan, Simo Mulyo Baru, Surabaya.

Berdasarkan keterangan rekan kerja korban, kecelakaan terjadi diduga karena korban tidak menguasai kendaraan jenis matik. Sebab selama enam tahun bekerja sebagai pengemudi, korban biasa menggunakan mobil bertransmisi manual.




Close Ads X