Penjualan Avanza Mulai Sentuh Level Tertinggi

Kompas.com - 23/04/2019, 14:42 WIB
New Avanza dan New Veloz resmi meluncur Selasa (15/1/2019) Kompas.com/Setyo AdiNew Avanza dan New Veloz resmi meluncur Selasa (15/1/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) distribusi Toyota Avanza dari pabrik ke diler selama kuartal I 2019 mencapai 19.806 unit. Penjualan per bulan rata-rata sekitar 6.000-an unit dan Maret 2019 tembus 8.538 unit.

Menurut Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran Toyota Astra Motor (TAM) penjualan Avanza mulai menyentuh level tertinggi. Prediksi dia, ide distribusi per bulan sekitar 7.500-an unit.

"Karena produksi belum optimal sehingga penjualan di Januari dan Februari tidak maksimal. Baru normal pada Maret 2019 ini, itupun karena produksi sudah mulai normal," ujar Anton di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (22/4/2019).

Baca juga: Avanza Masih Terlaris, Livina Geser Mobilio

Penjualan April 2019 ini kata Anton kurang lebih tembus 8.000-an unit atau paling buruk sekitar 7.800-an unit karena dipotong beberapa hari libur sepanjang bulan ini.

"Total pemesanan saja sejak Januari hingga 21 April 2019 sudah mencapai 29.000 unit. Bahkan karena permintaanya masih banyak, masih ada konsumen yang harus inden sekitar satu hingga dua bulan tergantung varian dan warna," kata Anton.

Anton optimistis meskipun persaingan di segmen low multi purpose vehicle ( LMPV) semakin ketat, tetapi penerimaan masyarakat terhadap Avanza akan terus baik.

"Kita melihat dari permintaan Avanza yang sangat bagus, bahkan menjadi model paling laris kami," ucap Anton.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X