Auto2000 Punya Fasilitas Bodi dan Cat Terbesar di Malang

Kompas.com - 21/03/2019, 17:02 WIB
Penulis Stanly Ravel
|

MALANG, KOMPAS.com - Makin tingginya penjualan mobil baru di Malang, membuat Auto2000 menambah jaringan melalui cabang Singosari. Diler yang mulai dioperasikan pada September 2018 lalu menjadi jaringan ke tiga di Malang dan ke-23 di Jawa Timur.

Auto2000 Singosari berdiri di atas lahan seluas 11.344 meter persegi dengan fasilitas yang cukup lengkap. Diler ini pun menjadi cabang terkini dan termodern yang masuk dalam kategori diler vehicle serice part + body paint (VSP+BP) yang mampu melayani jual-beli mobil, servis mobil, perbaikan, dan pengecatan bodi kendaraan.

Sejak mulai beroperasi, kontribusi Auto2000 Singosari sudah angka penjualan positif dengan total 40 unit perbulan. Sementara untuk aftersales general repair mencapai 356 unit perbulan, THS-Auto200 Home Service 67 unit perbulan, dan body & paint mencapai 352 unit perbulannya.

Baca juga: Jurus Hansa Renkei Auto2000 demi Jaga Loyalitas Konsumen

Auto2000 Singosari, Malang, Jawa Timur Auto2000 Singosari, Malang, Jawa Timur

Layanan body and paint menjadi keunggulan Auto2000 Singosari dengan fasilitas terlengkap dan memiliki area layanan cukup besar yakni 6.160 meter persegi. Total ada 121 production dan support stall yang siap melayani berbagai kebutuhan, mulai dari 22 stall reguler, 10 stall express body & paint, serta 89 support stall.

"Pasar otomotif Malang yang terus tumbuh merupakan potensi yang sangat layak untuk dikembangkan. Selain itu kebutuhan aftersales yang besar terutama untuk perbaikan bodi dan cat kendaraan membuat kami memutuskan untuk membangun salah satu fasilitas perbaikan Toyota terlengkap dan termodern di Auto2000 Songosari," ujar Senior Division Head Auto2000 Ricky Martawijaya, Rabu (20/3/2019).

Auto2000 Singosari, Malang, Jawa Timur Auto2000 Singosari, Malang, Jawa Timur

Radityo Wicaksono, Kepala Cabang Auto2000 Singosari, mengatakan nilai investasi yang dikeluarkan untuk membangun fasilitas body and paint tersebut cukup besar, bahkan melebihi fasilitas servisnya.

“Terlepas dari fasilitas general repair investasi untuk BP mencapai angka Rp 40 miliar, sedangkan untuk fasilitas servis hanya di Rp 20 miliar sampai Rp 22 miliar. Ini hanya untuk alatnya saja, belum termasuk dengan investasi SDM,” ucap Raditya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.