Jurus "Hansa Renkei" Auto2000 demi Jaga Loyalitas Konsumen

Kompas.com - 21/03/2019, 08:42 WIB
Penulis Stanly Ravel
|

SURABAYA, KOMPAS.com - Kompetisi persaingan bukan hanya terjadi dalam sektor penjualan mobil, tapi juga dalam hal memanjakan konsumen. Diperlukan strategi yang jitu dan komitmen tim yang solid untuk mencapai kepuasan pelanggan, baik dari sales dan aftersales.

Menyikapi kondisi ini, Auto2000 menerapkan strategi Hansa Renkei yang salah satunya telah sukses dilaksanan oleh cabang HR Muhammad Surabaya, Jawa Timur. Bahkan diler ini pun dijadikan role model bagi diler Toyota lain yang ada di Tanah Air.

Kepala Bengkel Auto2000 HR Muhammad Andreas Totok Sugianto, menjelaskan, Hansa Renkei merupakan suatu kebersamaan dari beberapa divisi, dalam hal ini sales dan aftersales agar terjadi satu sinergi. Dengan mengutamakan kenyamanan karyawan selama bekerja, maka karyawan akan memberikan pengalaman terbaik kepada konsumen.

Baca juga: Bukan Cuma Toyota, Auto2000 Juga Terima Servis Lexus

"Dengan sinergi tersebut, konsumen yang puas akan loyal. Dampaknya, konsumen akan membeli kembali produk Toyota serta merekomendasikan produk juga layanan Auto2000 sehingga market terus berkembangan dengan adanya konsumen baru," ucap Totok kepada media di acara Auto2000 Jawa Timur Region Exploration di Surabaya, Rabu (20/3/2019).

Hansa Renkei menuntut kolaborasi antar divisi untuk menyajikan layanan terbaik, baik dari tim sales yakni sales advisor maupun tim after sales yang terdiri atas service advisor general repair (GR/perawatan dan perbaikan mobil) dan service advisor body and paint (BP). Sales advisor memegang peran penting karena memiliki database pelanggan yang bisa diolah untuk menyajikan layanan prima Auto2000 yang bisa saja terlewatkan karena pemilik mobil sibuk atau lupa mengatur jadwal.

Layanan THS Auto2000 Layanan THS Auto2000
Layakanya konsultan, sales advisor mengingatkan pelanggan dan mengatur jadwal kunjungan atau memanfaatkan layanan Toyota Home Servis (THS) untuk memenuhi kebutuhan perawatan kendaraan. Dengan adanya interaksi tersebut, diyakini bisa membuat pelanggan merasa nyaman dan kembali ke menggunakan layanan perbaikan di Auto2000.

Baik dari GR dan BP juga dituntut memiliki hubungan personal dengan pelanggan. Harapannya, dengan demikian bisa mengerti kebutuhan pemilik mobil dalam perawatan kendaraan.

Baca juga: Diler Ini Bikin Daftar Harga Seperti Menu Makanan

"Selain kedekatan personal, ada konsep Hansa Renkei lain untuk kemudahan dan kenyamanan pelanggan. Seperto dari program penjualan yang menjanjikan kemudahan perawatan kendaraan, baik program gratis oli, waiting greeting, service menu, go care, fast track, pre-sale booking, SA Tag, reminder service, dan berbagai terobosan lainnya guna meningkatkan kepedulian pelanggan untuk merawat mobilnya," ujar Totok.

Layanan express maintenance Auto2000 Layanan express maintenance Auto2000
Kondisi ini diklaim Senior Division Head Auto20000 Ricky Martawijaya, dapat memberikan nilai lebih baik baik pelanggan maupun keberlangsungan bisnis Auto2000 sendiri.

“Implementasi Hansa Renkei membuat Auto2000 dapat menyajikan pelayanan terbaik, personal dan mengesankan pelanggan. Contohnya pada cabang Auto2000 HR Muhammad Surabaya, pelayanan yang diberikan tidak hanya memberikan kepuasan sesuai ekspektasi tapi juga harus bisa lebih, sehingga menjadi pelanggan setia yang bahkan menjadi advokad Toyota dengan word of mouthnya,” ucap Ricky.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.