Jangan Sembarang Cuci Ruang Mesin Mobil

Kompas.com - 06/12/2018, 19:43 WIB
Jazz Brio Tuning Contest 2017 Aris Harvenda - KompasOtomotifJazz Brio Tuning Contest 2017
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Seiring dengan penggunaannya, tanpa disadari ruang mesin pada mobil kerap menjadi sarang debu dan kotoran. Apalagi bila sudah ada bekas oli yang membuat debu mudah melekat.

Bila didiamkan terlalu lama, kondisi tersebut membuat ruang mesin menjadi kusam dan tak terawat. Salah satu cara untuk membersihkan adalah dengan mencuci ruangan tersebut, namun ketika akan melakukannya, pemilik mobil harus ekstra hati-hati.

"Mencuci ruang mesin harusnya tidak menjadi masalah, tapi lebih baik dilakukan oleh jasa cuci mobil yang memang sudah berpengalaman. Karena sebagaian rangkaian kelistrikan ada di ruang mesin," ucap Kepala Bengkel Auto2000 Yos Sudarso Suparman, kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Pernah Merasakan Rem Kurang Pakem Usai Libas Banjir

Menurut Suparman, potensi debu saat menggunakan mobil sehari-hari memang tidak bisa dihindari. Apalagi saat musim hujan, kotoran dari genagan air yang membawa serpihan debu pun bisa terbawa masuk sehingga terjadi penumpukan.

Mesin Wuling Cortez 1.5L.FEBRI ARDANI/KOMPAS.com Mesin Wuling Cortez 1.5L.

Bila memang pemilik mobil ingin membersihkan sendiri ruang mesin, baiknya jangan langsung menyiramkan air. Suparman mengatakan akan lebih baik bila dilakukan dengan mengelapnya menggunakan kain penyerap air.

"Pakai yang bisa menyerap air, itu dilap saja pada bagian yang kotor-kotor jangan langsung semprot dengan air. Bila memang kondisinya sudah kotor sekali, lebih baik memang dicuci, tapi cari yang memang profesional," ucap Suparman.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X