Kompas.com - 04/07/2018, 07:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah surat pemesanan kendaraan (SPK) Toyota C-HR semakin banyak. Sejak pertama diluncurkan 10 hingga 30 April 2018 sudah terkumpul 126 unit, dan sampai Juni ini diklaim terus bertambah.

Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjorpranoto mengakui bahwa crossover itu mendapatkan sambutan positif dari masyarakat Indonesia.

"Tidak ada masalah dengan C-HR, penjualannya juga cukup bagus selama ini," kata pria yang akrab disapa Soerjo kepada Kompas.com belum lama ini di kawasan Jakarta Pusat.

Baca juga: Toyota Belum Bisa Tentukan Berapa Lama Inden C-HR

Target C-HR itu sendiri, per bulan diharapkan bisa mencapai 100-140 unit. Satu bulan pertama setelah diluncurkan saja sudah masuk dalam target yang ditetapkan.

Desain baru yang berbeda dengan model-model Toyota yang pernah diproduksi.AFH Desain baru yang berbeda dengan model-model Toyota yang pernah diproduksi.

"Kami juga akan terus berusaha memaksimalkan pengirman ke diler dan juga konsumen agar semua bisa langsung berkendara dengan C-HR ini," ujar Soerjo.

Crossover yang diimpor langsung dari Thailand itu dijual mulai Rp 488,5 juta untuk tipe warna single tone dan Rp 490 juta buat two tone.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.