Jaga Mobil Tidak Melorot saat Libas Tanjakan Curam - Kompas.com

Jaga Mobil Tidak Melorot saat Libas Tanjakan Curam

Kompas.com - 13/06/2018, 11:02 WIB
Tanjakan terjal dan licin kerap dilalui para risers di Kalimantan.KompasOtomotif-Donny Apriliananda Tanjakan terjal dan licin kerap dilalui para risers di Kalimantan.

JAKARTA, KOMPAS.com – Saat melintasi tanjakan curam, posisi paling sulit buat pengemudi yakni ketka kehilangan momentum menanjak atau berhenti. Biar tidak sampai seperti itu, ada teknik sederhana yang bisa diingat para pemudik tahun ini.

Penjelasannya datang dari Pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu. Dia menjelaskan saat menanjak gunakan gigi rendah dan jangan sampai pedal gas diinjak 100 persen.

Rekomendasi Jusri pedal gas diinjak hanya sampai 80 persen. Sisa 20 persen adalah tenaga cadangan untuk menjaga momentum.

“Jadi waktu digas jangan mentok, hilang momentumnya. Itu adalah salah satu teknik untuk tanjakan,” kata Jusri Senin (11/6/2018).

Kelangkapan hill start assist sangat berperan saat menaklukan tanjakanKompasOtomotif Kelangkapan hill start assist sangat berperan saat menaklukan tanjakan

Dia juga mengingatkan saat tanjakan curam jangan mengganti gigi. Buat transmisi manual selalu gunakan posisi gigi satu dan matik manfaatkan opsi “Low (L)".

Bila pengemudi menilai tanjakan terlalu curam dan ada kemungkinan mobil tidak sanggup menanjak, opsi menurunkan semua penumpang dan barang bisa dipakai. 

Baca juga: Ketika Bentrok di Tanjakan atau Turunan, Siapa Duluan?


Close Ads X