Kompas.com - 05/04/2018, 08:22 WIB

Termas de Rio Hondo, KOMPAS.com – Pebalap berusia 39 tahun Valentino Rossi, yang memulai musim balap ke-23 kalinya di Qatar, harus kembali menghadapi pertarungan di GP Argentina akhir pekan ini, 6-8 April 2018.

Pebalap asal Italia tersebut berhasil melintasi garis finish hanya 0,797 detik dari sang jawara Andrea Dovizioso di Losail, di mana juara bertahan Honda Marc Marquez berada di antara keduanya atau berdiri di podium kedua.

Menghadapi laga di Argentina, Rossi mulai menceritakan kisahnya pada tahun lalu, di mana Yamaha tampil sangat kuat. Dirinya berhasil menjadi runner-up dan rekan satu timnya Maverick Vinales finis di urutan pertama.

Berada di tempat kedua juga diraihnya pada GP Argentina 2016 lalu. Sementara kemenangan direbut Rossi di sirkuit Termas de Rio Hondo pada 2015, di mana dirinya mengalami bentrokan dengan rival Marc Marquez.

Baca juga : Rossi Sebut Kelemahan Yamaha

Andrea Dovizioso menjadi juara GP Qatar seusai unggul atas Marc Marquez dan Valentino Rossi pada balapan di Sirkuit Losail, Minggu (18/3/2018). AFP/KARIM JAAFAR Andrea Dovizioso menjadi juara GP Qatar seusai unggul atas Marc Marquez dan Valentino Rossi pada balapan di Sirkuit Losail, Minggu (18/3/2018).

Meski begitu, Rossi nampaknya sedikit goyah tahun ini dan menyebutkan kalau para kompetitor saat ini sudah lebih baik dan kuat.

“Tahun lalu kami sangat kuat di Argentina. Kami berhasil meraih podium pertama dan kedua, saya pikir itu adalah balapan terbaik dari tim kami musim itu. Namun, sejak itu ada banyak perubahan dan saingan kami lebih kuat sekarang,” ucap Rossi mengutip Crash.net, Rabu (4/4/2018).

“Ini akan menjadi pertarungan yang sulit, tapi saya suka trek di Argentina dan biasanya motor kami bekerja dengan baik. Ini bisa menjadi akhir pekan yang mengejutkan, tapi saya berharap menjadi kuat," tutur Rossi.

Rossi menambahkan, kalau pebalap yang akan dirinya lawan tahun ini untuk berebut gelar juara dunia lebih kepada Andrea Dovizioso. Namun, dirinya juga mempertimbangkan Marc Marquez yang diakui punya kemampuan sangat baik.

“Bagi saya, pebalap yang akan saya kalahkan untuk gelar dunia adalah Dovizioso dan Marquez, mungkin lebih ke Dovizioso. Namun, saya menempatkan mereka pada level yang sama, karena Marquez selalu memiliki kemampuan baik,” ujar Rossi.

"Saya senang dengan balapan pertama saya sendiri (Qatar), tetapi kami (Yamaha) belum di level yang sama dengan mereka (Ducati dan Honda),” kata Rossi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.