Ragam Cara buat Perkecil Kemungkinan Motor Dicuri Saat Parkir

Kompas.com - 29/01/2018, 08:25 WIB
Ada charger USB pada setang.Yamaha Indonesia Ada charger USB pada setang.

Bogor, KOMPAS.com - Memasang perangkat pengaman tambahan cukup banyak dilakukan oleh pemilik sepeda motor. Tujuannya tentu saja mencegah kendaraannya tersebut dicuri.

Namun ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meminimalisir kemungkinan motor dicuri. Ditemui Kompas.com, Jumat (26/1/2018), Kepala Bengkel Resmi AHASS PT Murni Motor Bogor Haryanto membeberkan cara-cara tersebut:

1. Kunci Setang ke Kanan

Posisi kunci setang ke kanan dinilai lebih aman meminimalisir pencurian. Sebab dianggap bisa menyulitkan maling untuk beraksi.

Pengecualian untuk motor sport, posisi setang motor ke kanan membuatnya menjadi sedikit menutup lubang kunci. Sehingga cukup menyulitkan untuk memasukan kunci T.

Baca juga : Benarkah Kunci Setang Motor ke Arah Kanan Persulit Aksi Maling?

Menurut Haryanto, posisi setang ke kanan lebih membuat maling menghabiskan waktu yang lebih banyak untuk membobol kunci motor. Berbeda halnya jika posisi setang dikunci ke kiri. Di posisi ini, lubang kunci tidak tertutup oleh setang. Sehingga waktu untuk membobol lubang kunci relatif lebih cepat.

Setang sepeda motor yang ditengokkan ke kanan (khusus untuk motor Honda) dan dikunci, cukup merepotkan maling karena tak leluasa menjangkau lubang kunci.Otomania-Donny Apriliananda Setang sepeda motor yang ditengokkan ke kanan (khusus untuk motor Honda) dan dikunci, cukup merepotkan maling karena tak leluasa menjangkau lubang kunci.

 

2. Copot CDI

CDI adalah kepanjangan dari capacitor discharge ignition. Ini adalah alat yang berfungsi untuk menjalankan proses pengapian pada motor dengan sistem karburator.

Pada motor-motor skuter matik yang masih mengadopsi sistem karburator, letak CDI biasanya mudah dijangkau. Biasanya dipasang di bawah bagasi. Contohnya Honda Beat.

Menurut Haryanto, CDI sangat mudah dilepas dan dipasang kembali. Tanpa CDI, mesin motor dipastikan tidak akan bisa menyala. Kondisi ini dinilai bisa membuat maling berpikir dua kali untuk menggondol motor incarannya.

Jika sudah dilepas, Haryanto menyarankan pemilik motor agar membawa CDI saat akan meninggalkan motornya di parkiran. Ukuran CDI yang relatif kecil dianggap tidak akan merepotkan untuk dimasukan ke tas atau bahkan ke kantong celana.

Seorang teknisi bengkel AHASS mempraktekkan cara mencopot CDI. Copot CDI merupakan salah satu cara mencegah motor dicuri.Kompas.com/Alsadad Rudi Seorang teknisi bengkel AHASS mempraktekkan cara mencopot CDI. Copot CDI merupakan salah satu cara mencegah motor dicuri.

 

3. Parkir di posisi terdalam

Halaman:


EditorAzwar Ferdian

Close Ads X