Jurus Haji Lulung Kurangi Kemacetan kalau Jadi Gubernur

Kompas.com - 24/03/2016, 07:23 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Macet jadi salah satu masalah yang belum terselesaikan di Kota Jakarta. Segala perencanaan dan tindakan sudah dilakukan oleh para pemimpin daerah ini, namun belum juga membuahkan hasil.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham “Lulung” Lunggana, yang berencana ikut dalam bursa calon Gubernur DKI Jakarta mengatakan, saat menjadi orang nomor satu Ibu Kota nanti, dirinya punya cara sendiri dalam mengurangi kemacetan. Lulung akan memberikan contoh, untuk meninggalkan kendaraan bermotor dan menggunakan sepeda.

“Terkait macet tadi, ayo kita kampanye akbar menggunakan sepeda ke kantor. Pemerintah belum pernah melakukan ini. Saya ingin mencontohkan nanti seperti itu, artinya kita mengajak masyarakat mengurangi kemacetan,” ujar Lulung, di sela kunjungannya ke redaksi Kompas.com, Rabu (23/3/2016).

Path/Suka Haji Lulung Path Suka Haji Lulung.

Selain bersepeda, Lulung juga menyampaikan, dirinya akan juga akan menghimbau kepada masyarakat untuk menggunakan moda transportasi umum. Meski masih belum dirasa nyaman, masyarakat harus bisa terbiasa.

“Harus bisa nyaman menggunakan angkutan umum. Rasa tidak nyaman yang ada, karena mereka sudah terbiasa menggunakan angkutan pribadi,” ujar pria yang kerap disapa Haji Lulung.

Seperti pada pemberitaan sebelumnya, Wakil DPRD DKI Jakarta tersebut, mantap bakal maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta 2017. Dengan berbekal  pengalamannya duduk di DPRD selama 7 tahun dan dukungan dari relawan benama “Suka Haji Lulung”, dirinya merasa percaya diri.

Kompas Video Siapa Suka Haji Lulung?

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X