"Kartu Joker" Tim Mercedes F1 di Musim 2014

Kompas.com - 16/09/2014, 11:53 WIB
Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton, keluar dari pit Sirkuit Monza, pada sesi latihan pertama GP Italia, Jumat (5/9/2014). AFP PHOTO/OLIVIER MORINPebalap Mercedes, Lewis Hamilton, keluar dari pit Sirkuit Monza, pada sesi latihan pertama GP Italia, Jumat (5/9/2014).
|
EditorDonny Apriliananda
Brackley, KompasOtomotif - Tim Mercedes AMG Petronas Formula 1 menyiapkan strategi terbaru guna menghadapi GP Singapura, yang digelar akhir pekan ini, Minggu (21/9/2014). Teknisi Mercedes akan memperbaiki rasio gear (gigi) untuk disesuaikan dengan karakter Sirkuit Marina Bay Street.

Seperti ditulis Auto Motor und Sport, Selasa (16/8/2014), tim yang bermarkas di Brackley tersebut sepakat memilih cara ini yang dianggap sesuai dengan regulasi baru F1. Dalam aturan disebutkan, rasio gigi bisa dipilih satu kali oleh masing-masing tim di awal musim, dan bisa diubah satu kali saat musim berjalan.

Ini seakan menjadi kartu joker yang dikeluarkan Mercedes untuk semakin meninggalkan para pesaingnya. Perubahan rasio tersebut akan digunakan di sisa musim ini, dan dimulai dari GP Singapura.

Pada GP Italia, di Monza akhir pekan lalu, dua pebalap Mercedes, Lewis Hamilton dan Nico Rosberg menggunakan gigi ke-8 untuk pertama kalinya. "Gigi ke-8 ini terlalu panjang untuk semua sirkuit lain, dan baru dipakai di Monza," jelas desainer tim Aldo Costa.

Seakan salah perhitungan, Mercedes akan memperbaiki rasio gear pamungkas tersebut agar lebih pendek, dan dianggap cocok untuk sirkuit jalanan di Singapura. Selanjutnya, rasio ini juga akan diandalkan di empat seri selanjutnya, yakni GP Jepang, Rusia, AS, Brasil dan Uni Emirat Arab.

Tim Williams tak sepakat
Sementara itu, tim Williams Mercedes yang juga menggunakan mobil yang sama dengan Mercedes AMG menyatakan, penghitungan rasio gigi saat ini sudah sesuai. Kepala teknis Pat Symonds mengatakan, seharusnya Mercedes sangat paham akan kondisi mesinnya luar dalam.

"Mesin ini memiliki begitu banyak torsi, dan sebenarnya sudah cukup dengan rasio yang ada. Ini akan menghemat bobot dan ruang mesin. Kita tidak mengikuti langkah tim Mercedes," jelas Symonds.

Symonds melanjutkan, aturan gigi kedelapan mulai diperkenalkan tahun ini terutama untuk disesuaikan dengan penggunaan mesin baru V6 turbo. Tapi, menurut dia aturan tersebut sama sekali tidak perlu dipakai semua tim di F1.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X