Langkah Klaim Asuransi Bila Kendaraan Hilang di Tempat Parkir - Kompas.com

Langkah Klaim Asuransi Bila Kendaraan Hilang di Tempat Parkir

Setyo Adi Nugroho
Kompas.com - 13/10/2017, 09:22 WIB
Lahan parkir kendaraan yang ada di Stasiun Pondok Cina, Depok (15/6/2017). Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menilai tarif parkir di stasiun yang berlaku saat ini terlampau mahal.Kompas.com/Alsadad Rudi Lahan parkir kendaraan yang ada di Stasiun Pondok Cina, Depok (15/6/2017). Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menilai tarif parkir di stasiun yang berlaku saat ini terlampau mahal.

Jakarta, Kompas Otomotif - Menitipkan kendaraan di tempat parkir resmi, pemilik kendaraan tidak bisa sepenuhnya mempercayakan kepada pengelola parkir. Terutama bila terjadi kerusakan pada kendaraan bahkan kehilangan kendaraan.

"Pasalnya pengelola parkir telah memperingatkan pengguna tempat parkir, melalui peringatan pada kertas parkir, bahwa segala kerusakan dan kehilangan apapun bukan tanggung jawab mereka. Apakah pengelola bisa dituntut? Bisa. Apakah bisa menang? Ada beberapa kasus itu bisa," ucap L. Iwan Pranoto, Marketing Communication and Public Relation Head Asuransi Astra saat ditemui beberapa waktu lalu.

Menurut Iwan, meski ada alih tanggung jawab dari pihak pengelola parkir, di sinilah peran asuransi kendaraan bekerja. Bagi pemilik asuransi tidak perlu dipusingkan dengan masalah penggantian kerusakan.

Misal ketika kendaraan bermasalah di parkiran, dipecah atau paling parah hilang, dengan perlindungan asuransi konsumen tinggal melakukan pelaporan untuk klaim.

Baca : Pakai Rotator, Enggak Ditanggung Asuransi?

Langkah-langkahnya dengan melaporkan kehilangan di pihak kepolisian bahwa benar telah terjadi kehilangan serta pelaporan kepada pengelola parkir. Pengelola parkir akan mengganti kerugian dengan membayar biaya OR (resiko sendiri) untuk klaim asuransi, biasanya Rp 300 ribu.

Biasanya untuk melakukan klaim pada pengelola parkir, pemilik kendaraan harus menunjukkan karcis parkir atau kartu parkir saat kejadian, identitas pengguna jasa parkir, STNK kendaraan, serta bukti bahwa kehilangan atau kerusakan dari kendaraan yang diparkir di tempat parkir. 

"Bagaimana dengan yang tidak menggunakan asuransi? Ya merdeka saja. Kerusakan nantinya akan diganti sesuai kondisi sebelum rusak, misal pada kaca yang pecah ada kaca filmnya, akan diganti bersama kaca film tersebut," ungkap Iwan.

PenulisSetyo Adi Nugroho
EditorAzwar Ferdian
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM