Membangun Kutub Baru Dunia Kustom di Indonesia - Kompas.com

Membangun Kutub Baru Dunia Kustom di Indonesia

Febri Ardani Saragih
Kompas.com - 10/10/2017, 19:42 WIB
Kustomfest 2017 resmi dibuka pada Sabtu (7/10/2017).Febri Ardani/KompasOtomtif Kustomfest 2017 resmi dibuka pada Sabtu (7/10/2017).

Jakarta, KompasOtomotif - Indonesia kaya akan budaya kustom, hasil karya manusianya ‎sarat nilai seni walau tidak semua orang menyadari potensinya. ‎Secara perlahan para pelaku mulai menyatu membangun kekuatan untuk mimpi besar, yaitu menjadikan Indonesia kutub baru dunia kustom.

Pergerakannya dimulai dari Yogyakarta. Builder senior yang karyanya sudah berkelana ke mancanegara, Lulut Wahyudi, sudah perlahan memupuk ‎bahan mentahnya di ajang tahunan Kustomfest yang pertama kali digelar pada 2012.

Sampai saat ini Kustomfest ‎semakin berkembang. Acara yang didatangin puluhan ribu pengunjung dalam dan luar negeri itu bisa dikatakan barometer dunia kustom di Indonesia yang sebenarnya.

Motor berbasis Harley-Davidson Softail Evolution 1995 yang dibuat menggunakan stainless-steel oleh Kromwork mendapatkan gelar Best Kustom Bike Show di Kustombike 2017.Kustomfest 2017 Motor berbasis Harley-Davidson Softail Evolution 1995 yang dibuat menggunakan stainless-steel oleh Kromwork mendapatkan gelar Best Kustom Bike Show di Kustombike 2017.

Kustomfest telah menguak banyak builder berharga dari pelosok Indonesia. Di Kustomfest, karya yang menghabiskan banyak modal, waktu, keahlian, dan keringat, lebih dihargai sepantasnya.

Lulut sebagai pendiri Kustomfest menginginkan karya kustom dari Indonesia dipandang dunia. Menurut dia dunia kustom awalnya berasal dari Amerika Serikat, namun kini telah berkembang ke Jepang.

Kustomfest 2017.Febri Ardani/KompasOtomotif Kustomfest 2017.

Baca: Tebus Motor Lotre Kustomfest, Pemenang Harus Bayar Rp 31,2 Juta

“Ingat dunia kustom awalnya di Amerika, tapi kutub barunya ada di Jepang, makannya saya berinovasi suatu saat akan ada kutub baru yang salah satunya di Indonesia,” kata Lulut, Sabtu (7/10/2017).

“Kami akan bangun supremasi dunia kustom di Indonesia dengan akar dan budaya kita, kita tidak akan pernah menjadi bangsa yang lain. Dan itu terbukti sekarang semenjak adanya Kustomfest orang dari negara luar datang hanya untuk menyaksikan acara ini,” ucap Lulu lagi.

Vespa Kayu buatan Ruli Wood Custom mejeng di Kustomfest 2017.Febri Ardani/KompasOtomotif Vespa Kayu buatan Ruli Wood Custom mejeng di Kustomfest 2017.
Ragam lampu depan motor di Kustomfest 2017.Febri Ardani/KompasOtomotif Ragam lampu depan motor di Kustomfest 2017.

Budaya kustom Indonesia menjadi identitas, sudah bukan lagi masanya ikut-ikutan arahan dari luar negeri. Lulut berharap masyarakat kustom bangga menjadi orang Indonesia dengan budayanya kemudian menunangkan menjadi karya kustom. 

PenulisFebri Ardani Saragih
EditorAzwar Ferdian
Komentar

Terkini Lainnya

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM