Rasanya "Disetirin" Fitur Semi Otonomos BMW Seri 5 - Kompas.com

Rasanya "Disetirin" Fitur Semi Otonomos BMW Seri 5

Stanly Ravel
Kompas.com - 12/06/2017, 13:01 WIB
Stanly/KompasOtomotif All New BMW Seri 5 Jepang, berkendara tanpa harus nyetir dengan fitur semi otonomus.

Jakarta, KompasOtomotif - Puas menjajal sensasi handling dan kelincahan bermanuver dari generasi baru Seri 5, giliran menguji kecanggihanya langsung di jalan perkotaan di Jepang. Kesempatan ini sangat langka, selain karena bisa berkendara langsung di Tokyo, momen ini juga menjadi ajang pembuktian fitur semi otonomus yang dimiliki Seri 5 baru.

Baca : Sensasi Manuver Cantik "All New" BMW Seri 5

Menempuh perjalanan dari BMW Group Tokyo Bay ke sarang distrubusi BMW yang ada di Chiba dengan jarak 200 km, membuat KompasOtomotif bisa mengeksplor lebih dalam mengenai Seri 5. Jalur bebas hambatan menjadi momen tepat untuk segera merasakan perangkat otonomus yang terpadu dalam dua fitur, yakni Active Cruise Control (ACC) dan Active Cruise Steering (ACS).

Kedua fitur ini dikembangkan sebagai wujud keseriusan BMW terhadap kendaraan otonomus.  Active cruise control merupakan pengembangan dari cruise control konvensional yang dipadukan dengan sensor terbaru untuk membaca speed limit. Melalui fitur ini pengemudi Seri 5 dapat mempercayakan tekanan gas dan rem kepada sensor sebagai peran penganti kaki.

Stanly/KompasOtomotif All New BMW Seri 5 Jepang

Untuk active cruise steering sendiri adalah cruise control yang berpadu dengan ECU dan memiliki fungsi untuk mengerakan kemudi melalui sensor yang membaca marka jalan. Saat diaktifkan, pengemudi sepenuh bisa melepas tangan dari setir, secara otomatis Seri 5 akan melaju pada trek selama marka jalan bisa terbaca. Hal ini sangat bermanfaat saat mengistirahatkan tangan saat menghadapi kemacetan panjang atau saat menempuh perjalanan jauh.

Baca : Menikmati Kabin BMW Seri 5 Terbaru di Tokyo


Kebetulan jalan di Tokyo sudah sangat mendukung keberadaan fitur ini sehingga bisa diaplikasikan secara maksimal. Pengoperasiannya cukup mudah, cukup menekan tomobol yang sudah tersedia di sebelah kiri lingkar kemudi.

Selama perjalan di tol, jarang sekali KompasOtomotif memegang kemudi dan menginjak pedal gas dan rem, semuanya dipercayakan pada kedua fitur ini, bahkan saat melintasi terowongan terpanjang yang membelah lautan atau Tokyo Aqua Line, mampu dilewati dengan fitur semi otonomus BMW Seri 5.

Stanly/KompasOtomotif Melintasi terowongan terpanjang di Tokyo
Setir akan otomatis berbelok mengikuti jalur selama marka jalan bisa terbaca oleh sensor, menariknya lagi fitur ini bisa menyesuaikan kecepatan mobil di depan dengan batas yang ditentukan pengemudi hingga 210 kpj.

Yang harus diingat fitur ini masih semi, belum sepenuhnya full, sehingga ada kalanya pengendara wajib menyentuh gagang kemudi saat indikator berubah menjadi warna kuning. Begitu juga saat anda menyalakan lampu sein untuk berbelok atau pindah jalur, secara otomatis fitur ini akan langsung tidak bekerja.

Stanly/KompasOtomotif Berkendara dengan Active Cruise Control (ACC) dan Active Cruise Steering (ACS) BMW Seri 5.

Namun bila melihat dari infrastruktur jalan di Indonesia yang masih sangat minim, rasanya fitur ini tidak akan bekerja maksimal. Mungkin hal ini juga yang membuat pihak BMW Group Indonesia masih dalam tanda tanya untuk melengkapi kedua fitur ini pada BMW Seri 5 yang akan diluncurkan Agustus 2017 mendatang dalam versi CKD.

Baca : BMW Seri 5 Meluncur dalam Versi CKD Indonesia

Sedangkan soal performa mesin, sayang sekali kami tidak bisa mengujinya. Meski kebanyakan lalu lintas di Jepang sangat sepi, tapi akibat regulasi lalu lintas yang ketat, maka kami lebih memilih untuk tidak mengambil risiko.

PenulisStanly Ravel
EditorAgung Kurniawan
Komentar

Terkini Lainnya

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM