Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Video Gerombolan Pembalap Liar di JLNT, Klakson Saja kalau Mengganggu

Kompas.com - 12/05/2023, 10:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Video gerombolan pengendara motor yang kebut-kebutan di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca ramai di Instagram. Sudah melanggar aturan, mereka malah seenaknya menghalangi jalan orang.

Pada video yang diunggah akun Instagram Dash Cam Owners Indonesia tersebut, mobil perekam sempat memberikan klakson pada para pengendara motor. Apalagi mereka berhenti di area blindspot, bikin kaget perekam.

Sebenarnya, ketika dalam posisi mengemudi di JLNT dan lihat gerombolan pengendara yang mau balap liar, amankah jika diberi klakson?

Baca juga: Honda Buat Paten Motor Pakai Supercharger, Mau Dipasang di Africa Twin

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dash Cam Owners Indonesia (@dashcam_owners_indonesia)

 

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, bagi pengemudi yang mau mengklakson para pelanggar lalu lintas tadi diperbolehkan saja.

"Klakson boleh dibunyikan untuk memberikan peringatan. Misal ada kondisi yang membahayakan atau ada yang mau melanggar, tujuannya baik, tapi bisa berpotensi konflik," ucap Sony kepada Kompas.com Kamis (11/5/2023).

Baca juga: Heboh Penampakan Toyota Avanza di Jalan Tol Amerika Serikat


Menurut Sony, konflik bisa saja terjadi karena orang yang diklakson tidak terima. Namun, apa boleh buat, tujuannya mencegah kecelakaan, bukan mau mencari ribut di jalan.

"Itu risikonya (konflik), tapi secara hukum sudah benar, mereka tidak boleh ada di flyover. Paling mobil diketok-ketok dan penyok," ucap Sony.

Namun, sepertinya juga aman kalau mau menegur dengan cara membunyikan klakson. Mereka punya tujuan untuk balapan, bukan cari ribut atau rusuh, jadi tidak masalah, ditegur saja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com