Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Fluktuasi Harga Picu Fenomena Campur BBM Oktan Rendah dengan Tinggi

Kompas.com - 16/01/2023, 10:42 WIB

 

KLATEN, KOMPAS.com -Fluktuasi harga minyak dunia memicu terjadinya disparitas BBM yang tersedia bagi konsumen kendaraan bermotor di Indonesia. Kondisi ini kemudian memicu terjadinya fenomena campur BBM oktan rendah dengan tinggi demi mencapai standar ekonomis tertentu.

Selain lebih murah, mencampur BBM oktan berbeda dianggap bisa memenuhi standar kebutuhan mesin, sehingga kendaraan jadi lebih awet.

BBM, khususnya bensin untuk mobil, memang banyak ragamnya. Jika ditinjau dari segi kualitasnya, maka secara umum dibedakan dalam beberapa tahapan berdasarkan nilai oktan.

Semakin tinggi nilai oktan, biasanya akan mampu menghasilkan tenaga yang lebih besar untuk spesifikasi mobil yang mumpuni, seperti mesin dengan kompresi yang tinggi.

Demi menyiasati tingginya harga bahan bakar, pemilik kendaraan biasanya mencampur bensin oktan rendah dengan bensin oktan tinggi, sehingga berharap mendapatkan BBM berkualitas menengah.

Baca juga: Apakah Benar Pakai BBM Oktan Tinggi Bisa Tingkatkan Performa Mesin?

Bentuk molekul senyawa isooktana atau 2,2,4-trimetilpentana yang menentukan kualitas bensin. lumenlearning.com Bentuk molekul senyawa isooktana atau 2,2,4-trimetilpentana yang menentukan kualitas bensin.

Pemilik Sar Speed Solo Rio Anugerah mengatakan, dirinya kerap mencampur bahan bakar antara oktan rendah dengan yang tinggi agar mendapatkan kualitas menengah.

“Kebiasaan saya mencampur bahan bakar beroktan rendah dengan yang lebih tinggi, berdasarkan performa mesin yang dirasakan mencampur Pertamax Turbo dengan Pertalite seperti memakai Pertamax,” ucap Rio kepada Kompas.com, Minggu (15/1/2023).

Jika ditinjau dari nilai oktannya, Pertamax Turbo memiliki nilai oktan 98, sedangkan Pertalite 90. Dengan perbandingan campuran 50:50 maka akan tercipta bahan bakar bernilai oktan 94, lebih tinggi daripada Pertamax yang hanya 92.

Baca juga: Sepeda Motor Lawas Boleh Diisi BBM Oktan Tinggi?

Daftar lengkap harga BBM terbaru di SPBU Pertamina yang berlaku di seluruh provinsi per 15 Januari 2023KOMPAS.com/Nur Jamal Sha'id Daftar lengkap harga BBM terbaru di SPBU Pertamina yang berlaku di seluruh provinsi per 15 Januari 2023

Metode perhitungan tersebut dibenarkan oleh Tri Yuswidjajanto, Dosen Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB). Dia mengatakan, memang benar bahwa mencampur bahan bakar dengan nilai oktan yang berbeda bisa menghasilkan nilai oktan menengah.

“Jika dihitung berdasarkan nilai oktan memang begitu, misal 50% RON 90 ditambah 50 perseb RON 98, maka hasilnya bahan bakar RON 94, hanya saja perlu diketahui bahwa dari kedua jenis bahan bakar tersebut ada perbedaan kandungan,” ucap Tri kepada Kompas.com, Minggu (15/1/2023).

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.