Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lorenzo Kembali Menang Gugatan Pajak di Spanyol

Kompas.com - 06/01/2023, 09:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Jorge Lorenzo kembali menang di pengadilan melawan petugas pajak asal Spanyol. Legenda MotoGP itu sebelumnya dicecar untuk membayar lebih dari 11 juta euro untuk pendapatannya pada musim 2016.

Otoritas pajak menginginkan Lorenzo membayar 11 juta euro atau Rp 180 miliar, dengan rincian 7,8 juta euro atau Rp 128 miliar untuk pendapatan pribadinya pada 2016, ditambah denda 3,6 juta euro atau setara Rp 59 miliar.

Baca juga: Tindak Tegas Pengendara yang Copot Pelat Nomor buat Hindari ETLE

Jorge Lorenzo akan mengikuti balap mobil menggunakan PorscheDok. @jorgelorenzo99 Jorge Lorenzo akan mengikuti balap mobil menggunakan Porsche

Namun, pengadilan ekonomi administratif regional Catalonia, Spanyol, akhirnya memenangkan Lorenzo, sebab juara dunia MotoGP tiga kali itu berhasil berargumen bahwa saat itu dia tinggal di Swiss.

Adapun petugas pajak Spanyol tidak dapat membuktikan bahwa Lorenzo berada di Spanyol selama 2016.

"Dari 18 balapan yang membentuk kejuaraan, empat berlokasi di Spanyol dan tidak ada di Swiss," kata otoritas pajak Spanyol, dikutip dari Crash.net, Jumat (6/1/2023).

Petugas pajak Spanyol hanya dapat membuktikan bahwa Lorenzo berada di Spanyol selama 168 hari pada tahun 2016. Sedangkan hal itu di bawah ambang batas yaitu 183 hari bagi seseorang untuk membayar pajak.

Baca juga: Fokus Atasi Balap Liar, Polisi Berharap Area Drag Race Makin Banyak

Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Setelah Valentino Rossi pensiun, nonton MotoGP dinilai kurang seruMotoGP via cycleworld.com Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Setelah Valentino Rossi pensiun, nonton MotoGP dinilai kurang seru

Lorenzo berdalih pada 2016 ada waktunya dia tetap berada di Spanyol sebab sebagai pebalap tidak bisa memilih lokasi balapan MotoGP. Sedangkan dalam satu musim ada empat balapan di Spanyol.

Ini adalah kedua kalinya Lorenzo menang di pengadilan melawan petugas pajak Spanyol.

Sebelumnya pada 2021 Lorenzo juga dikejar petugas pajak dengan total lebih dari 35 juta euro untuk penghasilannya antara 2013 dan 2015.

Saat itu diputuskan bahwa periode 2013-2015 Lorenzo tinggal di Swiss sehingga tidak perlu membayar pajak penghasilan ke Spanyol.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Crash.net
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.