Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/11/2022, 06:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Jelang periode Natal 2022 dan Tahun Bari 2023 alias Nataru, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan meningkatkan koordinasi agar momentum libur panjang ini dapat berjalan dengan baik.

Salah satunya dengan ramp check atau inspeksi keselamatan bagi kendaraan niaga. Di mana dalam hal ini petugas bakal melakukan pemeriksaan/pengujian teknis kendaraan dan administrasi pengemudi dan kendaraan.

Termasuk memberikan pengarahan bagi pemilik dan pengemudi kendaraan terkait kelengkapan yang wajib ada di mobil angkutan, seperti perizinan yang memadai dan harus dilengkapi, serta memasang stiker khusus bagi angkutan yang lulus uji dan laik jalan.

Baca juga: Beda Cara Kerja Mobil Hybrid Murni dan Mild Hybrid

Ditjen Perhubungan Darat akan menyediakan kendaraan bus serta menjamin kelaikan operasional bus yang akan digunakan selama perhelatan olahraga Asian Games 2018.
Dok. Humas Ditjen Perhubungan Darat Ditjen Perhubungan Darat akan menyediakan kendaraan bus serta menjamin kelaikan operasional bus yang akan digunakan selama perhelatan olahraga Asian Games 2018.

Cucu Mulyana, Direktur Lalu Lintas Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, mengatakan, pada tahun ini ramp check diwajibkan bagi seluruh bus, terutama bus pariwisata.

“Tolong teman-teman Dishub Kota dan Kabupaten untuk meningkatkan kinerja ramp check,” ujar Cucu, dilansir dari tayangan Rapat Kerja Bidang Perhubungan Darat Tahun 2022 (28/11/2022).

“Karena kalau ramp check mendekati pertengahan atau minggu ketiga Desember, itu sudah sangat terlambat,” kata dia.

Baca juga: Apa Kabar Kelanjutan Daihatsu Ayla EV?

Menurutnya, angka ramp check saat ini masih jauh di bawah target yang diharapkan. Pihaknya pun bakal membuat kebijakan untuk mewajibkan bus pariwisata masuk terminal agar dilakukan pemeriksaan.

“Data yang masuk dalam aplikasi yang ada di Direktorat Sarana baru 6,7 persen, jadi baru sekitar 3.800 kendaraan dari sarana, yang biasanya kita evaluasi 58.000 kendaraan,” ucap Cucu.

“Jadi sarana untuk Nataru itu biasanya tidak jauh berbeda dengan sarana untuk angkutan Lebaran,” ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.