Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/11/2022, 16:22 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Selain mesin, perawatan rem mobil sangat diprioritaskan agar keseimbangan masing-masing komponen utama bisa bekerja dengan normal. 

Kaliper menjadi salah satu komponen penting yang mekanisme kerjanya untuk mendorong kampas agar dapat menahan laju kecepatan mobil. 

Banyak pemilik yang jarang merawat dan kaget saat komponen tersebut macet. Hal itu berdampak serius, tekanan kampas rem ke disc brake bisa terjadi di luar kontrol.

Kampas jadi lengket dan piringan cakram bisa kalah menyebabkan beberapa permukan habis tidak rata. 

Berbahaya lagi ketika dibiarkan dalam periode yang lama, rem mobil bisa blong dan tak bisa menghentikan laju mobil. 

Baca juga: Penyebab Piston Kaliper Rem Mobil Macet

"Beberapa kasus terjadi di mobil-mobil yang jarang digunakan. Lama tidak bekerja, rem penuh dengan kotoran dan karat. Jika sampai minyak rem overheat, bahaya karena sering jadi penyebab kasus rem blong," kata Aji Arfendy Mekanik Nasmoco Majapahit Semarang kepada Kompas.com, Sabtu (26/11/2022). 

Ritme injakan pedal rem jadi sangat berbeda, beberapa kali jika kondisi parah pengemudi harus memompa rem untuk membuang angin palsu. 

Fendy menjelaskan, kaliper rem menekan  kampas ke disc brake berdasarkan kebutuhan minyak rem yang lancar. Risiko seal kaliper pecah kemungkinan besar terjadi.

Kaliper rem yang bermasalah menyebabkan tekanan kampas rem berkurang, rem jadi keras dan tidak pakem. 

Kaliper rem jadi komponen penting yang menentukan performa sistem pengereman mobil berjalan normal Dicky Aditya Wijaya Kaliper rem jadi komponen penting yang menentukan performa sistem pengereman mobil berjalan normal

"Beberapa komponen terhubung, aliran minyak rem dari master rem terhambat karena kaliper macet. Jadi, seperti ada getaran terasa di pedal rem, kadang-kadang semakin parah menyebabkan rem sulit di injak," kata dia. 

Kepala Bengkel Nasmoco Majapahit Semarang Bambang Sri Haryanto menjelaskan, efektifitas kerja rem mobil ditentukan beberapa komponen, secara terperinci kunci sistem pengereman berjalan normal adalah aliran minyak rem dari atas sampai bawah termonitor menyeluruh. 

Baca juga: Masuk Era Elektrifikasi, Pasar Pelumas Dinilai Masih Menjanjikan

"Master rem, kaliper rem, dan disc brake diperhatikan satu-persatu saat servis berkala. Komponen-komponen tersebut jika ada salah satu bermasalah, pengereman juga tidak normal," kata Bambang. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.