Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/10/2022, 07:12 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Yamaha E01 jadi salah satu motor listrik yang mendapat sambutan cukup baik. Namun demikian, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) belum berencana menjual motor ini.

Executive Vice President & COO PT YIMM Dyonisius Beti, mengatakan, pihaknya tengah melakukan tes pasar sebelum benar-benar melepas motor listrik ke konsumen.

Seperti diketahui, Yamaha sudah beberapa kali melakukan tes pasar motor listrik di Indonesia. Pertama dengan skuter listrik E-Vino, kemudian lewat motor konsep E01.

Baca juga: Tes Kesenyapan 5 LMPV Terlaris, Siapa Paling Senyap?

Test ride Yamaha E01KOMPAS.com/ADITYO WISNU Test ride Yamaha E01

Kabarnya, tes pasar ini akan dilakukan mulai November 2022 hingga November 2023. Namun, belum ada pengumuman resmi apakah motor ini bakal dijual pada tahun depan atau tidak.

“Jadi aktivitas tes market ini memang kita punya pengalaman waktu E-Vino, tapi kali ini berbeda. Ini B to C, ini langsung ke customer, dulu hanya limited di company dengan company,” ujar Dyonisius di Bogor (25/10/2022).

“Dan semua ini Yamaha Indonesia lakukan lebih hati-hati. Kita sudah siap sebenarnya. Tes market itu perlu dan kita enggak mau gegabah,” kata dia.

Baca juga: Teaser Toyota Innova Zenix Hybrid, Diler Buka Keran Pemesanan

Ia juga mengatakan, dalam dunia kendaraan listrik, menurutnya Yamaha sudah punya pengalaman panjang sejak tahun 2002. Selama 20 tahun, pihaknya telah membuat dan menjual EV di berbagai wilayah, seperti Eropa, Jepang, dan Taiwan.

“Indonesia ini bukan akhir tahun. Tentu Yamaha punya teknologi dan kemampuan, tapi kita harus lebih hati-hati banget,” ucap Dyonisius

“Yamaha adalah brand yang sudah punya identitas, dan tidak sembarangan meluncurkan suatu produk yang tidak sesuai dengan yang diinginkan konsumen,” tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.