Kini Tertulis Kapasitas Baterai di STNK dan BPKB Kendaraan Listrik

Kompas.com - 15/09/2022, 13:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Belakangan ini tren kendaraan listrik semakin menguat. Apalagi setelah presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo meminta kendaraan dinas pemerintahan, baik pusat maupun daerah mulai menggunakan kendaraan listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle) sebagai kendaraan dinas.

Nantinya, 10 level pemerintahan yang akan menggunakan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan Atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Baca juga: Polisi di Indonesia Bakal Pakai Kendaraan Dinas Berbasis Listrik

Hal ini sejalan dengan percepatan pelaksanaan program penggunaan atas kendaraan bermotor listrik berbasis baterai yang memiliki slogan KBLBB untuk mencapai zero net emission di Indonesia pada 2060.

Terkait hal ini, Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi mengaku, pihaknya sudah mengantisipasi kebijakan soal penggunaan kendaraan listrik terkait kesiapan pelat biru atau surat-surat kendaraan listrik seperti STNK dan BPKB.

KARO 07062022 K160-19 PLN UP3  Resmikan SPKLU dan Launching Komunitas Kendaraan Listrik, Dukung Kendaraan Ramah LingkunganHENDRI SETIAWAN KARO 07062022 K160-19 PLN UP3  Resmikan SPKLU dan Launching Komunitas Kendaraan Listrik, Dukung Kendaraan Ramah Lingkungan

“Jadi kita sudah mengeluarkan STNK BPKB bagi kendaraan listrik yang sudah beredar di jalan, terlihat dari pelat nomornya ada strip birunya,” ucap Firman kepada Kompas.com, Kamis (15/9/2022).

“Artinya kita sudah mengantisipasi. Bahkan kalau dilihat STNK BPKB yang baru sekarang, selain kapasitas mesin yang dulu bisa ditulis dengan cc sekarang ada kapasitas baterai atau kWh. Baik itu secara utuh dari industri listrik maupun dari konversi,” kata dia.

Baca juga: Bahas Spesifikasi Mobil Listrik Toyota bZ4X

Dengan kata lain, kendaraan listrik memiliki regulasi yang sama dengan kendaraan konvensional, yakni tetap membutuhkan STNK dan BPKB yang sudah teregistrasi dan sudah diidentifikasi oleh pihak kepolisian.

“Jadi saya sampaikan sekali lagi kalau pihak kepolisian sudah siap antisipasi perihal STNK BPKB apabila kendaraan itu jadi listrik,” ucap Firman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.