Kompas.com - 24/08/2022, 10:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Oktan atau RON merupakan angka besaran yang menandakan kualitas dari BBM. Setiap jenis bahan bakar terutama untuk bensin, memakai nilai oktan yang berbeda-beda.

Ada anggapan ketika mesin mobil diisi dengan BBM yang nilai oktannya tinggi, maka konsumsi BBM-nya bisa jadi lebih irit. Tapi apakah benar hal tersebut?

Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengatakan, menggunakan BBM dengan oktan tinggi tidak selamanya membuat lebih irit.

Baca juga: Apakah Sistem Pelampung Akurat Menghitung Volume BBM di Tangki Mobil?

Petugas mengisi BBM ke kendaraan konsumen di SPBU 24.361.77 Mayang Mangurai, Kota Baru, Jambi, Kamis (14/4/2022). Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel mengerahkan 384 unit armada mobil tangki, 27 unit bridger avtur, dan menyiapkan 174 unit skid tank untuk LPG, serta 16 titik SPBU kantung dan 15 titik layanan motoris pada jalur mudik guna mengamankan pasokan energi selama Ramadhan dan mudik Lebaran tahun 2022.ANTARA FOTO/WAHDI SEPTIAWAN Petugas mengisi BBM ke kendaraan konsumen di SPBU 24.361.77 Mayang Mangurai, Kota Baru, Jambi, Kamis (14/4/2022). Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel mengerahkan 384 unit armada mobil tangki, 27 unit bridger avtur, dan menyiapkan 174 unit skid tank untuk LPG, serta 16 titik SPBU kantung dan 15 titik layanan motoris pada jalur mudik guna mengamankan pasokan energi selama Ramadhan dan mudik Lebaran tahun 2022.

“Ini tergantung dari rasio kompresi mesin, kalau rasio kompresinya tinggi menggunakan BBM oktan tinggi bisa menghemat penggunaan bahan bakar,” katanya kepada Kompas.com belum lama ini.

Jadi, jika rasio kompresinya rendah, maka BBM dengan nilai oktan yang tidak terlalu tinggi pun sebenarnya sudah efisien. Sehingga tidak perlu membeli BBM yang lebih kualitasnya dan bisa hemat pengeluaran karena lebih ekonomis.

Baca juga: Perbedaan Model Tuas Transmisi Mobil Matik Zig-zag dan Lurus?


“Tidak jauh berbeda (tingkat konsumsi BBM), dengan rasio kompresi rendah maka power yang dihasilkan akan terbatas tidak dapat memaksimalkan potensi bahan bakar yang digunakan,” tambahnya.

Sebagai contoh, oktan 90 masih cocok digunakan pada mesin dengan rasio kompresi dari 9:1 sampai 10:1. Sementara untuk oktan 92 atau RON 92, cocok digunakan untuk mesin berkompresi 10:1 sampai 11:1.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.