Kompas.com - 20/08/2022, 12:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Soal perawatan mobil, seluruh komponen wajib diperhatikan, tak terkecuali wiper mobil. Pasalnya, karet yang sudah kedaluwarsa alias getas bisa menyebabkan kaca mobil baret. 

Tak hanya itu, daya sapuan wiper yang berkurang juga membuat visibilitas mengemudi sedikit terganggu.

Kepala Bengkel Toyota Nasmoco Majapahit Semarang Bambang Sri Haryanto menjelaskan, pergantian wiper kaca mobil baiknya tidak menunggu jika karet sudah getas. Umur karet biasanya dalam waktu satu tahun umumnya elastisitas material mengalami perubahan. 

Karet yang mengeras karena panas sinar matahari bisa menyebabkan goresan kaca. Jika sudah terjadi sulit sekali dihilangkan. Harus melalui berbagai macam bentuk treatment khusus. 

"Mobil yang sering parkir dijemur seharian penuh karet jadi lebih cepat keras. Selain sapuan wiper kurang baik, paling berbahaya kaca mobil bisa tergores," kata Bambang dihubungi Kompas.com, Jumat (19/8/2022). 

Baca juga: Ganti Karet Wiper Jangan Tunggu Sampai Rusak

Meski begitu menurutnya, ada dua poin penting untuk mengetahui apakah kondisi karet masih layak pakai. Pertama, saat digunakan menyapu air, semua bagian kaca harus dipastikan benar-benar bersih. 

Model wiper frameless Dicky Aditya Wijaya Model wiper frameless

Selanjutnya, perhatikan pula jika sampai terdengar bunyi asing. Perhatikan seksama, jika ternyata sumber bunyi dari kaca, segera cek kondisi fisik. Karena bisa jadi indikasi bahwa karet wiper telah kadaluarsa. 

"Usia pakai yang terlalu lama, ada kemungkinan karet wiper telah berubah bentuk. Karet yang mengeras jika menyapu air hujan muncul bunyi berdecit," ujarnya. 

Padahal, jika dibiarkan karet wiper kadaluarsa bisa menyebabkan kaca mobil tegores atau baret. Hal ini akan merugikan pemilik lantaran mengganggu penglihatan. 

Untuk mencegah hal tersebut, Bambang menyarankan pemilik agar bisa mengganti karet wiper secara berkala. Ketimbang, rugi dua kali untuk menghilangkan cacat pada kaca. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.