Chery Akan Produksi Mobil Listrik di Indonesia Akhir 2023

Kompas.com - 04/08/2022, 16:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana Chery untuk pasar Indonesia tidak hanya terbatas pada pengembangan, penjualan, dan produksi kendaraan bermesin pembakaran dalam (internal combustion engine) saja, tetapi juga mobil listrik.

Dilakukan secara bertahap mulai tahun depan, salah satu kandidat terkuat atas model kendaraan roda empat yang pertama kali untuk melakoninya ialah Omoda 5 battery electric vehicle (BEV) alias mobil listrik berbasis baterai murni.

Demikian diungkapkan oleh Executive Vice President Chery International, Zhang Shengsan kepada Kompas.com di The Terrace, Senayan Golf, Rabu (3/8/2022) siang.

"Chery Omoda 5 sebagai model kendaraan terbaru kami di global akan masuk ke pasar Indonesia dalam dua tahapan yang berbeda. Pertama, kita akan luncurkan versi ICE dahulu akhir tahun ini," katanya.

Baca juga: Prinsipal Chery Membeberkan Strategi Mobil Listrik di Indonesia

Booth Chery di Pameran otomotif IIMS 2022KOMPAS.com/Ruly Booth Chery di Pameran otomotif IIMS 2022

"Kemudian stage selanjutnya ialah untuk model BEV yang saat ini sedang dalam tahap pengembangan dan rencananya bakal diluncurkan sekitar Agustus atau September 2023," tambah Zhang.

Setelah peluncuran secara global, Chery akan langsung melakukan proses guna mendatangkannya ke Indonesia mulai dari homologasi, perizinan jalan, dan lain sebagainya.

Bersamaan dengan itu, pihak Chery Indonesia juga bakal mulai mencari pemasok rekanan di dalam negeri supaya bisa segera memproduksinya. Sehingga harga Omoda 5 BEV bisa ditekan sekaligus memastikan suplai dan menambah tingkat TKDN.

"Tentu saja kita berencana untuk melakukan produksi secara lokal Omoda 5 BEV di Indonesia. Mungkin itu akan dilaksanakan pada akhir 2023 atau awal 2024. Itulah timeline kita untuk produk crossover Omoda 5," ucap Zhang.

Baca juga: Chery Bakal Rakit 3 Model Ini Secara CKD di Indonesia

Chery Omoda 5CHERYINTERNATIONAL.com Chery Omoda 5

Di sisi lain, Chery Internasional juga berencana untuk memasukkan Tiggo 7 Pro Plug-in Hybrid (PHEV) dan Tiggo 8 Pro PHEV ke pasar domestik. Sehingga era elektrifikasi Indonesia bakal semakin agresif dan seru.

"Beberapa waktu kemarin, kami sudah bertemu dengan Menteri Kemenkomarves Luhut Binsar Pandjaitan untuk membicarakan langkah bisnis Chery di Indonesia dan komitmennya," kata Zhang.

"Di Indonesia, kita mulai dengan kendaraan konvensional. Secara bertahap kita akan kenalkan kendaraan listrik yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat di sana. Kita berharap pada 2023 sudah bisa menjual mobil berjenis tersebut," ujar Brand Director Chery Internasional, Nick Xuan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.