Waspada Jangan Pakai Kampas Rem Tromol Mobil Abal-abal

Kompas.com - 02/08/2022, 11:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sistem rem pada mobil merupakan elemen pendukung keselamatan. Sehingga, harus diperhatikan dengan baik bagaimana perawatan yang perlu dilakukan agar komponen tersebut selalu bekerja dengan baik.

Salah satunya yaitu dengan tidak menggunakan onderdil abal-abal untuk komponen keselamatan yang satu ini. Pasalnya, kalau komponen ini rusak atau malfungsi ketika kendaraan melaju dapat berakibat fatal bahkan hingga pada kecelakaan.

Hal ini diungkap oleh salah satu bengkel spesialis, bahwa kampas rem abal-abal khususnya yang bagian tromol rawan rontok. Terutama ketika mobil pernah terendam banjir atau bagian kampas rem tersebut terkena minyak rem.

Baca juga: Kenali Penyebab Kampas Rem Motor Matik yang Habis Tak Rata

Ilustrasi pengecekan roda mobilSIS Ilustrasi pengecekan roda mobil

Pemilik Sriyatin Car Spesialis Nissan & Datsun Agus Setiawan, mengatakan, sering kejadian kampas rem tromol rontok karena terlalu lama terkena minyak rem, khususnya yang abal-abal.

“Bahan kampas rem itu memang berbeda antara KW dan original, ketahanan kampas rem tromol berbeda (antara KW dan original) bila terkena minyak rem,” ucap Agus kepada Kompas.com, Minggu (31/7/2022).

Dia mengatakan letak kampas rem akan selalu bersandingan dengan silinder roda yang mana komponen tersebut merupakan piston yang didorong oleh minyak rem. Sehingga, wajar saja jika pada masa tertentu mengalami kebocoran.

Baca juga: Kampas Rem Mobil Tipe Tromol Tipis Sebelah, Normal atau Tidak?

Rem mobil matikStanly/Otomania Rem mobil matik

“Tidak langsung rontok ya, tapi lama-kelamaan kampas rem yang terbuat dari campuran asbes itu bisa copot, jadi ini berbahaya jika terjadi di jalan,” ucap Agus.

Dia juga mengatakan sebaiknya pemilik kendaraan lebih berhati-hati dalam memilih onderdil. Karena tidak semua onderdil KW itu berkualitas baik. Jika memang sulit untuk membedakan Agus menyarankan agar memilih part original saja biar aman.

“Kalau mau aman ya pilih yang original saja, ini (rem) kan berpengaruh pada faktor keamanan,” ucap Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.