Kenali Penyebab Kampas Rem Motor Matik yang Habis Tak Rata

Kompas.com - 21/07/2022, 12:12 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com -  Selain membuat pengereman tak optimalmembiarkan kampas rem sepeda motor matik yang habis tak rata akan berdampak pada piringan cakram yang rusak.

Pasalnya, gesekan berlebihan bagian logam rumah kampas rem dan piringan cakram bisa mengakibatkan disc brake tergores dan bergelombang. 

Kepala Bengkel Honda Nusantara Sakti Penggaron Rofiudin mengatakan, kampas rem yang habis tidak rata bisa disebabkan kotoran yang menempel di bagian kaliper piston

Baca juga: Mana yang Lebih Pakem, Rem Mobil Konvensional atau ABS?

"Kotoran yang menumpuk di kaliper rem membuat gerak piston yang mendorong kampas jadi kurang lancar atau macet," kata Rofiudin, kepada Kompas.com, belum lama ini. 

Standar layanan servis di bengkel resmi YamahaFoto: Yamaha Standar layanan servis di bengkel resmi Yamaha

Menurut dia, kaliper rem memang rawan kotor karena letaknya berada di bagian paling bawah dekat roda.

Nantinya, kotoran lumpur atau pasir jalanan terutama pada bagian piston akan bergesekan dengan permukaan disc brake

"Kalau musim hujan harus lebih diperhatikan dan di cek," ujarnya. 

Paling sering, kampas rem akan habis sebelah. Selain kurang pakem, kondisi tersebut juga bisa membuat piston macet. 

"Piston kaliper yang macet akan membuat kampas rem aktif karena terdorong piston. Jadi kampas satu sisi akan terus menempel ke area piringan," kata Rofiudin.

Baca juga: Ini Proses Penghapusan Data STNK jika Tidak Bayar Pajak Selama 2 Tahun

Pelek dan rem ABS motor Honda ADV 160Dok. AHM Pelek dan rem ABS motor Honda ADV 160
 

Hal yang sama juga di ungkapkan Shokibul Pemilik Bengkel Malam yang menjelaskan, kampas rem yang habis tidak rata bisa juga disebabkan pemasangan bracket atau dudukan kaliper. 

"Kasus paling sering karena pemasangan bracket kaliper aftermarket yang salah. Jadi, posisinya miring dan yang termakan hanya kampas rem sebelah saja," katanya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.