Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/06/2022, 17:22 WIB
Serafina Ophelia,
Stanly Ravel

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa produsen mobil memiliki jajaran produk dengan transmisi otomatis tiptronic.

Fitur tersebut dapat membuat pengemudi seakan mengendarai mobil transmisi manual, alias perpindahan giginya bisa dilakukan secara manual.

Pemilik bengkel Worner Matic Hermas Efendi Prabowo menjelaskan, tiptronic merupakan fitur yang didesain produsen untuk menciptakan sensasi berkendara seperti halnya mobil manual.

Baca juga: Juli 2022, Pertamina Rencanakan Uji Coba Beli Pertalite via Aplikasi

"Jadi, kalau kita biasa pakai mobil manual, kan kita suka oper-oper gigi ya. Ketika ada tiptronic, kita juga bisa merasakan sensasi itu," ucap Hermas saat dihubungi Kompas.com, Kamis (23/6/2022).

Interior Toyota Raize GR Sport Non-TSSKOMPAS.com/STANLY RAVEL Interior Toyota Raize GR Sport Non-TSS

Hermas menjelaskan, pada mobil transmisi tiptronic, waktu perpindahan gigi dijalankan secara konvensinal, baik melewati tuas transmisi atau paddle shift. Otomatis hal tersebut memberikan sensai mengendarai mobil manual.

Perbedaan antara mobil transmisi tiptronic dengan mobil transmisi matik bisa dilihat dari tuas transmisinya.

"Biasanya, (transmisi tiptronic) ditandai dengan tanda plus atau min di samping tuas itu. Atau, bisa juga paddle shift-nya untuk tiptronic ditaruh di belakang kemudi, di belakang setir, tergantung desainnya," ucap Hermas.

Sistem transmisi matik milik Chevrolet Trax.Kompas.com/Alsadad Rudi Sistem transmisi matik milik Chevrolet Trax.

Baca juga: Mobil Listrik Mungil Lagi Tes Jalan, DFSK FenGuang Mini EV?

Fitur ini memiliki banyak keunggulan. Hermas menjelaskan, tiptronic memungkinkan pengemudi untuk memindahkan atau menurunkan gigi transmisi sesuai dengan keinginan. Berbeda dengan matik, yang perpindahannya berjalan secara otomatis.

"Meskipun tiptronic ini digerakkan secara manual, tuas atau paddle shift-nya, tapi dia berbeda dengan manual. Kalau manual, kita harus menginjak pedal kopling, baru bisa pindah (gigi). Kalau yang matik enggak, tinggal menggeser tuas," ucap Hermas.

Ini yang membuat mobil dengan fitur tiptronic mirip dengan transmisi manual. Karena pada mobil matik biasa, Hermas menjelaskan perpindahan giginya didesain oleh sistem yang ada di komputer.

Baca juga: Jangan Salah, Begini Teknik Pakai Dongkrak Mobil yang Benar

"Untuk mobil-mobil dengan tiptronic itu biasanya harga mobilnya cenderung lebih mahal, biasanya mobil-mobil di atas Rp 300 juta baru dilengkapi fasilitas tiptronic," ucap Hermas.

Secara umum, cara perawatannya juga serupa dengan mobil matik yang tidak dilengkapi dengan fitur tiptronic. Hal ini diutarakan oleh Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi.

"Perawatannya sama, penggantian oli mengikuti buku servis. Oli yang dipakai juga berbeda antara CVT dan matik konvensional," ucap Didi kepada Kompas.com, Jumat (24/6/2022).

Honda Civic RSKOMPAS.com/Ruly Honda Civic RS

Kemudian untuk pemakaiannya, Didi menjelaskan bahwa untuk menggunakan fitur ini, pemilik kendaraan perlu memperhatikan instruksi dan petunjuk dari buku pedoman pemilik.

"Untuk tiptronic bisa dipakai terus-menerus, asalkan pemakaiannya mengikuti buku pedoman pemilik. Diharapkan tidak ada kesalahan saat pemakaian," ucap Didi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com