Mengisi BBM Mobil Sebaiknya Jangan Sampai Luber

Kompas.com - 18/05/2022, 09:22 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com— Bahan bakar minyak (BBM) merupakan salah satu unsur penting untuk mobil. Tanpa adanya BBM, mobil tentu tidak akan bisa digunakan apalagi melaju dengan sempurna.

Beberapa pemilik mobil selalu mengisi penuh tangki BBM bahkan sampai luber. Ada juga, pemilik yang sampai menggoyang-goyangkan bodi mobil supaya udara yang masih terendap di tangki atau selang keluar.

Tapi, saat mobil mengisi BBM jangan sampai luber.

Baca juga: Persulit Aksi Maling, Kunci Setang Motor ke Arah Kanan

"Jika mengisi penuh disarankan cukup sampai nozzle BBM berbunyi klik saja, tidak perlu sampai ke selang pengisian karena bagaimanapun tangki butuh ruang untuk udara," kata Sapta Agung Nugraha, Kepala Bengkel Auto2000 Bekasi Barat kepada Kompas.com.

Sapta menjelaskan, jika tangki BBM penuh oleh bensin maka udara akan keluar melalui lubang hawa. Hal ini tentu saja sama dengan membuang BBM dengan percuma.

Pengisian Bahan Bakar Minyak di SPBU 13.282.613 Jalan Imam Munandar, Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (17/4/2022). PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan stok BBM dan LPG aman dengan membentuk tim Satuan Tugas Khusus Ramadan dan Idul fitri (Satgas RAFI) yang bertugas untuk memastikan keamanan pasokan energi mulai tanggal 11 April hingga 10 Mei 2022. Beberapa layanan tambahan tambahan BBM periode Satgas RAFI tahun 2022 yakni 88 SPBU, 550 outlet LPG 3 Kg, 119 outlet LPG NPSO, 18 Pertashop yang disiagakan 24 jam serta enam motorist untuk layanan delivery dan tiga kantong SPBU.ANTARA FOTO/RONY MUHARRMAN Pengisian Bahan Bakar Minyak di SPBU 13.282.613 Jalan Imam Munandar, Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (17/4/2022). PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan stok BBM dan LPG aman dengan membentuk tim Satuan Tugas Khusus Ramadan dan Idul fitri (Satgas RAFI) yang bertugas untuk memastikan keamanan pasokan energi mulai tanggal 11 April hingga 10 Mei 2022. Beberapa layanan tambahan tambahan BBM periode Satgas RAFI tahun 2022 yakni 88 SPBU, 550 outlet LPG 3 Kg, 119 outlet LPG NPSO, 18 Pertashop yang disiagakan 24 jam serta enam motorist untuk layanan delivery dan tiga kantong SPBU.

Alasan lainnya yaitu jika mobil sering digunakan maka akan menghemat waktu dan aman karena pemilik mobil tidak harus sering datang ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

"Jadi sebaiknya memang sering diisi penuh, tetapi jika mobil jarang digunakan tidak masalah, asalkan tidak terlalu kosong juga tangki BBM-nya," kata Sapta.

Baca juga: Apa Benar, Mematikan Mesin Motor Pakai Standar Samping Bikin Aki Soak?

Tidak itu saja, mengisi BBM mobil secara penuh akan menghindari tangki berkarat akibat udara di dalam.

Bila mobil jarang digunakan, potensi muncul karat menjadi lebih besar karena ruang kosong tersebut akan menjadi ruang buat udara. Lambat laun, karat akan mengganggu kinerja dari mobil itu sendiri.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.