Kompas.com - 04/05/2022, 11:42 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com — Ban kempis menjadi permasalahan yang kerap menimpa pengendara mobil. Kejadian ban mobil yang kempis juga bisa dialami saat melintasi jalan tol.

Apabila alami situasi tersebut, pengemudi mobil harus melakukan beberapa cara agar berkendara tetap aman. Langkah yang paling utama yaitu menepikan mobil ke bahu jalan agar tidak mengganggu pengendara lain.

“Pertama pastikan berhenti di tempat yang aman, yaitu di sisi kiri badan jalan. Kemudian cek belakang, pastikan aman, baru pengemudi keluar dari mobil,” kata Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu pada Kompas.com.

Kalau kondisi memungkinkan, parkir mobil jangan terlalu menempel pada garis tidak putus sisi bahu jalan. Tepikan lebih dalam sampai setengah sisi kendaraan menyentuh rumput atau tanah, sehingga risiko tersambar mobil dari jalur paling kiri berkurang.

Baca juga: Mudik 2022, Ada Dua Masalah Utama pada Arus Lalu Lintas Menurut BPJT

Jika mobil telah berada di posisi yang sudah aman, segera turun dari kendaraan untuk mengambil segitiga pengaman. Letakan segitiga pengaman minimal 50 meter sebelum dari mobil terparkir.

Setelah menaruh segitiga pengaman, segera masuk ke dalam mobil dan memikirkan apa yang harus dilakukan selanjutnya.

“Jika tidak bisa membongkar ban sendiri, sebaiknya segera kontak petugas tol. Dengan begitu, mereka akan datang dan parkir di belakang mobil kita. Hadirnya mobil petugas ini juga menambah keamanan saat di mengganti ban di pinggir jalan,” kata Jusri.

Ilustrasi ban mobilDok. Autoindustriya.com Ilustrasi ban mobil

Sambil menunggu petugas datang,sebaiknya pengemudi menunggu di luar mobil. Hal ini bertujuan agar menghindari mobil menjadi sasaran empuk bagi pengemudi yang sering menggunakan bahu jalan untuk menyalip.

Tunggu di depan mobil sisi kiri dan sedikit menjauh. Tujuannya agar mobil akan menjadi bumper ketika ada sesuatu yang tidak diharapkan, sehingga bisa meredam momentum.

Sementara itu, jika memungkinkan membongkar ban sendiri pastikan tepat pemasangannya. Jangan lupa untuk memasang rem parkir. Kemudian lepas ban serep lalu taruh di kolong mobil. Ganjal ban lalu lepas ban yang bocor, setelah dilepas, tukar dengan ban serep.

Baca juga: Pahami Pentingnya Penumpang di Tiap Baris Pakai Seat Belt

“Prosedur pelepasan dan pemasangan ban juga harus tepat. Ketika mengencangkan baut roda sebaiknya menyilang agar kekencangannya merata dan duduk sempurna,” kata Jusri.

Jusri juga mengingatkan agar mobil yang hendak berhenti dan ketika kembali masuk ke lajur tol, lampu hazard harus menyala.

“Jadi selama proses akselerasi dari pelan sampai kecepatannya sama dengan mobil di jalan tol, hazard dinyalakan. Baru ketika kecepatannya sudah sama, hazard dimatikan,” ujar Jusri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.