Kompas.com - 16/04/2022, 14:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) merupakan pemegang merek Mercedes-Benz Truck & Bus di Indonesia.

Selama 2021, DCVI mencatatkan kenaikan market share untuk retail truk, dari yang semula 7,1 (2020) persen menjadi 9,1 persen di 2021. Namun catatan positif ini tidak berlaku pada penjualan ritel bus Mercedes Benz.

Untuk angka market share bus, Mercedes Benz turun besarannya dari yang semula 46,7 persen menjadi 45,8 persen di 2021. Lalu apa penyebabnya?

Baca juga: PO Pariwisata Syifa Putra Tambah Lagi Bus Premium

Sasis bus Mercedes BenzDOK. DCVI Sasis bus Mercedes Benz

Faustina, Head of Product Management & Marketing PT DCVI mengatakan, sedikit penurunan penjualan di 2021 karena adanya ekspektasi yang tidak tercapai.

"Ekspektasi kita sebenarnya di 2021 bisa tutup angka 600-an unit, tapi enggak sampai untuk kategori di atas 10 ton, cuma di angka 583," ucapnya saat acara Media Gathering belum lama ini.

Faustina menjelaskan, penyebab turunya angka penjualan salah satunya karena ada bus yang tidak bisa dikirim ke customer sesuai pada waktunya. Selain itu ada juga yang menunda dan minta dikirim pada kuartal 1 2022.

Baca juga: Beda Sanksi Tilang Antara Tidak Punya dan Tidak Bawa SIM

"Terus ada satu model yang juga diminta waktu itu tapi tidak sempat masuk ke Indonesia. Jadi mulai kuarter ini kita mulai kirim," kata Faustina.

Memasuki 2022, Faustina berharap agar ada lompatan besar terutama untuk market bus. Mengingat di tahun ini Pemerintah memperbolehkan mudik dengan syarat yang cukup ringan, yakni vaksin booster.

"Harapannya tahun ini akan menjadi lompatan besar untuk market bus terutama setelah pak Jokowi bilang, kita bisa mudik lagi, ada cuti bersama. Untuk kita yang bergerak di bidang bus kita bilang ini momentum yang bagus," kata Faustina.

DCVI menargetkan market share di atas atau sama dengan 50 persen untuk pasar bus di atas 10 ton untuk 2022. Selain itu rencananya bus Mercedes Benz dengan standar Euro 4 bakal diluncurkan 2023.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.