Waspada Modus Pecah Kaca Mobil, Pelaku Beraksi secara Berkelompok

Kompas.com - 16/04/2022, 13:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali marak di area Bogor. Kepolisian Resor Bogor Kota berhasil mengamankan empat orang pelaku yang kerap beraksi di wilayah Tajur, Kedung Halang, Cibinong, dan Cileungsi.

Kepala Polresta Bogor Kota Komisaris Besar Susatyo Purnomo Condro mengatakan bahwa dalam menjalankan aksinya, para pelaku menggunakan safety glass breaker untuk memcahkan kaca mobil yang ditinggal pemiliknya dan mengambil barang milik korban.

"Kami indentifikasi sudah ada empat TKP yang menjadi tempat aksi mereka, baik di wilayah Kota Bogor maupun di Kabupaten Bogor," ucap Susatyo, seperti dikutip Kompas Megapolitan, Jumat (15/4/2022).

Baca juga: Modus Pengendara Motor Ketok Kaca Mobil Minta Uang, Jangan Kasih Celah

Sebelum melakukan aksinya, para pelaku berkeliling terlebih dahulu untuk mencari mobil yang terparkir. Setelah mendapatkan target, pelaku memecahkan kaca jendela mobil menggunakan safety glass breaker, alat pemecah kaca yang digunakan dalam kondisi darurat.

"Kami masih memburu satu orang lagi yang masih kita lakukan pengejaran terkait dengan kelompok mereka. Kami masih menari, kami mengharapkan masyarakat bisa aman terlebih menjelang Lebaran menekan kriminalitas di Kota Bogor," ucap Susatyo.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghindari potensi terjadinya modus pecah kaca mobil, salah satunya dengan memperhatikan area parkir dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan, khususnya jika akan ditinggal dalam waktu yang lama.

Ilustrasi parkir mobil basementaceh.tribunnews.com Ilustrasi parkir mobil basement

"Saat parkir, jangan sembarangan di pinggir jalan apabila memang akan ditinggal cukup lama. Lebih baik cari parkiran yang aman atau memiliki pos keamanan," ucap Jusri Pulubuhu, Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC).

Lokasi parkir harus aman dan ramai, walaupun mungkin imbasnya pemilik kendaraan harus berjalan sedikit lebih jauh dari lokasi yang dituju. Namun, hal ini lebih baik daripada mengalami kerugian.

Baca juga: Jangan Campur Air Wiper dengan Sampo, Ini Alasannya

Kemudian, Jusri mengatakan bahwa semua barang berharga jangan ditinggal. Atau bila tidak memungkinkan, letakkan barang-barang tersebut di tempat yang tersembunyi, tidak mencolok atau mengundang perhatian dari luar kabin.

Terakhir, pastikan kondisi perangkat keamanan dapat berfungsi dengan baik, misalnya alarm mobil. Meski tidak menjadi jaminan, ini bisa mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, atau bahkan mengurungkan niat pelaku untuk melancarkan aksinya.

"Kesimpulannya, di mana pun itu kita harus tetap waspada. Jangan menyepelekan hal-hal kecil yang tanpa disadari justru menimbulkan kerugian bagi diri sendiri," ucap Jusri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.