Kompas.com - 13/04/2022, 15:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika sedang berjalan di malam hari, para pengemudi bus biasanya memiliki kode sendiri yang dilakukan dengan lampu sein. Kode ini adalah wujud komunikasi bus dengan kendaraan yang ada di belakang.

Seperti dalam video yang diunggah akun Instagram Romansa Sopir Truck. Dalam rekaman tersebut, terlihat pengemudi bus yang memberikan sinyal melalui lampu sein yang memiliki arti bahwa kendaraan di belakang tidak bisa ikut menyalip, karena sempit. Jadi jangan diikuti.

Baca juga: Supaya Anti-norak, Begini Cara Cek Posisi Tutup Tangki BBM pada Mobil

Namun, nampak pengemudi yang berada di belakangnya tidak paham dengan kode tersebut. Sehingga pengemudi itu tetap membuntuti bus dan ikut menyalip.

Alhasil, tabrakan dengan kendaraan yang berada di depan pun tak dapat dihindari.

Pengemudi bus AKAP PO Raya Hariyadi mengatakan, kode dengan sein ini biasa dilakukan ketika bus ingin menyalip dan jika diikuti oleh kendaraan lain dari belakang.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Romansa Sopir Truck (@romansasopirtruck)

“Misalnya sein kanan saat menyalip dan tetap menyala setelah menyalip, artinya bisa diikuti karena di depan aman, tidak ada kendaraan dari arah berlawanan,” ucapnya kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Sedangkan kalau bus di depan ketika habis menyalip langsung menyalakan sein kiri, artinya jangan diikuti. Hal ini dikarenakan ada kendaraan lain atau tidak aman jika diikuti.

Begitu juga di jalan tol, ketika sedang di lajur kanan dan mau menyalip, memberikan sein kanan jika di depannya aman. Sedangkan di depannya ada mobil yang lambat di kanan, bisa langsung kasih sein kiri setelah menyalip.

Baca juga: Formula E Jakarta 2022 Pakai Tes Resmi Seperti Mandalika?

“Begitu juga kalau menyalip dari kiri, sein kiri nyala terus berarti di depan aman. Tapi kalau ada kendaraan yang berhenti di bahu jalan, bus memberi kode dengan sein kanan, yang artinya di depan tidak aman,” kata dia.

Kode sein ini perlu diketahui oleh semua pengemudi. Jadi bagi yang mengikuti di belakang bus tidak salah membaca kode dan malah celaka karena salah manuver.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.