Bus Baru PO MPM, Ngecat Ulang di Karoseri Laksana

Kompas.com - 22/03/2022, 13:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PO Mutia Putri Mulia (MPM) baru saja menambah tiga armada baru dengan bodi buatan Karoseri Adiputro. Terlihat bodi yang digunakan adalah Jetbus 3+ SHD yang dipasang ke sasis Hino.

Bus tersebut dibeli dari Karoseri Adiputro, namun uniknya tiga unit tadi langsung dibawa ke Karoseri Laksana. Bus pun langsung dirombak catnya atau repaint dengan livery khas PO MPM, yakni Rumah Gadang.

Selain itu, warna yang digunakan pun sama dengan unit-unit PO MPM yang lebih dulu hadir. Bodi dilabur dengan kombinasi warna putih, abu-abu, dan merah.

Baca juga: Banyak Penonton Terlantar, Kemenhub Sorot Bantuan Bus MotoGP Mandalika

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by PT. Mutia Putri Mulia (MPM) (@busmpm)

 

Sebelumnya, PO MPM memang kerap menggunakan bodi buatan Karoseri Laksana. Baru kali ini unit yang dibeli adalah buatan Karoseri Adiputro.

Werry Yulianto, Export Manager Karoseri Laksana mengatakan, unit milik PO MPM ini dari Adiputro cuma melakukan cat ulang saja di Laksana, tidak ada ubahan lainnya.

Werry juga mengatakan kalau belakangan ini memang cukup banyak bodi dari luar Karoseri Laksana yang melakukan cat ulang. Sebenarnya alasan tersebut kembali lagi ke pemilik unit ingin melakukan cat ulang di mana.

Baca juga: Bagaimana Cara Pawang Hujan Masuk ke Paddock dan Lintasan Sirkuit Mandalika?

"Banyak sih yang cat ulang di Laksana, dari macam-macam karoseri dan PO. Kira-kira sudah setahunan banyak bodi non Laksana yang cat ulang di Karoseri Laksana," ucapnya kepada Kompas.com, Selasa (22/3/2022).

Selain unit milik PO MPM, Karoseri Laksana juga pernah mengecat ulang beberapa unit bus milik PO Agung Sejati. Misalnya seperti Jetliner buatan Karoseri Rahayu Santosa dan Jetbus 3+ SDD buatan Adiputro.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.