Apa yang Dimaksud dengan Setir Mobil Speleng?

Kompas.com - 17/03/2022, 11:02 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com — Setir mobil speleng menjadi salah satu penyakit yang kerap muncul pada kemudi mobil. Akibatnya, arah mobil menjadi goyang dan saat melaju sulit dikendalikan.

Setir mobil yang sulit dikendalikan sangat berbahaya bagi keselamatan lalu lintas.  Biasanya setir mobil speleng ini kerap membuat pengemudi panik. Pada akhirnya, arah mobil jadi tidak menentu dan berpotensi terjadi kecelakaan.

Baca juga: Perpanjangan PPnBM Berdampak Positif pada Penjualan Toyota Avanza

“Setir mobil speleng adalah bahasa umum, kalau bahasa teknisnya clearance atau celah antara komponen steering shaft dengan steering gear atau rack,” Kata Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Division Service PT Astra Daihatsu Motor (ADM) baru-baru ini pada Kompas.com.

Bambang menjelaskan jika penyebab setir mobil speleng bisa seiring pemakaian. Oleh karena itu celah antara komponen steering shaft dengan steering gear atau rack melebar.

Faktor lainnya, bisa karena komponen-komponen tersebut telah aus. Steering shaft sendiri merupakan poros utama setir mobil yang berfungsi menghubungkan tempat roda kemudi dengan steering gear.

Dashboard Mitsubishi Xpander Cross 2021KOMPAS.com/ADITYO WISNU Dashboard Mitsubishi Xpander Cross 2021

Sementara itu, steering gear berfungsi mengarahkan roda depan mobil. Dengan kata lain, steering gear berperan untuk mengatur arah kendaraan dari roda depan.

 Setir mobil yang bermasalah tidak bisa dianggap remeh. Jika dibiarkan, ini sangat mengganggu performa mobil saat melaju.

Baca juga: Wajib Lakukan Ini Sebelum Mulai Mendongkrak Mobil

Maka dari itu, Bambang menyarankan agar pemilik mobil tidak panik untuk mengatasi permasalahan ini. Baiknya, pemilik mobil segera mengatasi setir mobil speleng selum semakin parah.

Caranya dengan menyetel ulang celah yang dimaksud mendekati standarnya. Jika cara ini tetap tidak berfungsi dan setir mobil tetap speleng, pemilik mobil mau tidak mau harus merogoh kocek lebih untuk melakukan penggantian komponen yang baru.

“Apabila tidak bisa setel ulang, pemilik mobil wajib melakukan penggantian komponen yang baru,” kata Bambang.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.