Ekspor Kendaraan via Patimban Bisa Tembus 160.000 Unit Tahun Ini

Kompas.com - 09/03/2022, 16:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meyakini bahwa kegiatan ekspor mobil utuh buatan Indonesia (completely built-up/CBU) via Car Terminal Pelabuhan Patimban, Jawa Barat, bisa mencapai 160.000 unit tahun ini.

Pasalnya, dengan progres pelabuhan yang baru masuk tahap 1-2 selama periode 2021-2023 (lebih kurang 3 bulan), sudah ada puluhan ribu mobil yang dikapalkan ke Vietnam ataupun Filipina.

"Saat ini car terminal telah aktif berjalan selama 3 bulan dan ditargetkan pada tahun ini mencapai 160.000 unit kendaraan. Adapun total kapasitas terminal mencapai 218.000 unit per tahun," katanya, Selasa (8/3/2022).

Baca juga: Otomotif Jadi Salah Satu Produk Andalan Ekspor Indonesia

Ekspor Toyota dari Pelabuhan Patimban, Jawa BaratKOMPAS.com/Ruly Ekspor Toyota dari Pelabuhan Patimban, Jawa Barat

Jumlah tersebut merupakan akumulasi kegiatan pengkapalan kendaraan buatan dalam negeri menuju wilayah domestik lain ataupun internasional.

Budi berharap, nantinya Pelabuhan Patimban bisa menjalin kolaborasi dengan Pelabuhan Tanjung Priok untuk mendukung kegiatan logistik di Indonesia.

"Jadi ini merupakan suatu hub yang besar, kolaborasi antara Tanjung Priok dengan Patimban. Priok memang tidak bisa dimaksimalkan lagi karena kemacetan yang ada di Jakarta dan Bekasi," ujarnya.

"Oleh karenanya, sebagian kita pindahkan ke sini (Pelabuhan Patimban)," lanjut Budi.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi jumlah ekspor kendaraan di Pelabuhan Patimban yang dinilai tinggi. Menurutnya, dengan kondisi pandemi seperti ini, industri Indonesia tetap bergerak.

Baca juga: Jokowi Targetkan 15.000 Kendaraan Per Bulan Diekspor via Patimban

Presiden Joko Widodo saat meninjau proses ekspor mobil ke sejumlah negara lewat Pelabuhan Patimban, Jawa Barat, Selasa (8/3/2022).dok. Agus Suparto Presiden Joko Widodo saat meninjau proses ekspor mobil ke sejumlah negara lewat Pelabuhan Patimban, Jawa Barat, Selasa (8/3/2022).

"Kita harapkan ini akan ikut memberikan sumbangan pada pertumbuhan ekonomi negara kita dan membuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya," ucapnya.

Adapun progres Pelabuhan Patimban saat ini telah memasuki tahap 1-2, yang meliputi pembangunan terminal peti kemas dengan kapasitas sampai 3,75 juta TEUs.

Pembangunan tersebut akan terus berlanjut, hingga mampu menampung sebanyak 7,5 juta TEUs per tahun untuk petikemas dan 600.000 unit kendaraan CBU.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.