Adik Rossi Sebut Dirinya Mirip Lorenzo, Banyak Nuntut ke Ducati

Kompas.com - 20/02/2022, 11:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pebalap tim Mooney VR46 Luca Marini sempat jadi pebalap tercepat di sesi tes pramusim MotoGP Mandalika 2022. Adik Valentino Rossi itu mengusai tes pada hari kedua.

Setelah menjalani musim perdana yang kurang baik, Marini ingin membuktikan dirinya musim ini. Apalagi dia dibekali motor Desmosedici GP22 sehingga "dituntut" harus bisa tampil baik.

Baca juga: Riding Harian dengan Yamaha Fazzio Hybrid, Handling Nyaman

“Kami langsung bekerja dengan baik dan saya senang dengan potensi saya. Kami harus bekerja pada elektronik untuk meningkatkan jarak balapan. Saya kompetitif, tetapi saya harus membuat kemajuan dengan kecepatan saya,” katanya mengutip Tuttomotoriweb.it, Minggu (20/2/2022).

Pembalap Mooney VR46 Racing Team Luca Marini memacu kecepatan sepeda motornya pada hari kedua tes pramusim MotoGP 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (12/2/2022). Luca Marini berhasil menjadi pembalap yang tercepat pada hari kedua tes pramusim di sirkuit Mandalika tersebut.ANTARA FOTO/ANDIKA WAHYU Pembalap Mooney VR46 Racing Team Luca Marini memacu kecepatan sepeda motornya pada hari kedua tes pramusim MotoGP 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (12/2/2022). Luca Marini berhasil menjadi pembalap yang tercepat pada hari kedua tes pramusim di sirkuit Mandalika tersebut.

Marini sadar bahwa dia perlu tampil lebih baik lagi agar bisa bersaing musim ini. Apalagi di MotoGP 2022 akan dimeriahkan dengan sejumlah rookie yang baru naik kelas dari Moto2.

Menurutnya penting untuk memulai dengan baik di seri pembuka di Losail, Qatar, salah satu trek favorit Ducati. Sehingga ke depan bisa dimanfaatkan untuk memulai musim secara positif.

“Tesnya positif, saya memahami motor dengan lebih baik. Saya merasa sekitar 80 persen, saya masih punya ruang untuk berkembang," ungkapnya.

Baca juga: Program Khusus Pembelian Motor Honda di Jabar

Jorge Lorenzo memacu Ducati-nya pada sesi latihan bebas keempat GP Aragon, 22 September 2018. AFP/JOSE JORDAN Jorge Lorenzo memacu Ducati-nya pada sesi latihan bebas keempat GP Aragon, 22 September 2018.

Marini pun menyinggung sedikit soal Jorge Lorenzo. Menurutnya dia seperti Lorenzo saat masih bersama Ducati, yaitu banyak melakukan permintaan agar punya feeling baik dengan motornya.

Tapi pebalap asal Italia tersebut mengaku lebih buruk dari Lorenzo karena meminta banyak hal.

“Saya pikir saya lebih buruk dari Jorge Lorenzo. Saya membuat banyak permintaan dan mungkin di Ducati mereka membenci saya,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.