Penjelasan MGPA soal Aspal yang Terkelupas di Sirkuit Mandalika

Kompas.com - 17/02/2022, 07:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok, menerima beberapa keluhan dari para pebalap MotoGP usai menjalani sesi tes pramusim. Salah satunya adalah aspal yang terkelupas.

Hampir semua pebalap merasakan aspal yang terkelupas. Saat melaju di belakang pebalap lain, terasa ada batu-batu yang terpental dan mengenai motor, helm, leher, dan lengan pebalap.

Kondisi tersebut terjadi pada beberapa tikungan Sirkuit Mandalika. Bahkan, sebagian pebalap berpendapat bahwa kondisi tersebut tidak siap untuk digunakan balapan.

Baca juga: Sirkuit Mandalika Diaspal Ulang, Paling Lambat Selesai 10 Maret 2022

Sementara itu, seri kedua MotoGP 2022 yang betajuk Pertamina Grand Prix of Indonesia akan digelar dalam waktu dekat ini. Tepatnya akan diadakan pada 18-20 Maret 2022.

Landmark Pertamina terletak di tikungan  ke-10 Pertamina Mandalika International Street Circuit Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, 8 November 2021. Tikungan ke-10 dapat mencapai kecepatan hingga 350km/jam dan akan ada gaya dorong (speed trap) dimana pebalap akan berusaha memaksimalkanya.[PERTAMINA/ENERGIA/Andrianto Abdurrahman; AND2021110804]Dok. Pertamina Landmark Pertamina terletak di tikungan ke-10 Pertamina Mandalika International Street Circuit Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, 8 November 2021. Tikungan ke-10 dapat mencapai kecepatan hingga 350km/jam dan akan ada gaya dorong (speed trap) dimana pebalap akan berusaha memaksimalkanya.[PERTAMINA/ENERGIA/Andrianto Abdurrahman; AND2021110804]

Andhi Satria, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), mengatakan, ini adalah trek yang baru selesai. Baru sekali dipakai untuk WorldSBK, yang power-nya berbeda dengan MotoGP.

"Jadi, pasti tidak hanya di Indonesia, di semua tempat, trek yang baru pasti ada kekurangan dan kelebihan. Mungkin dengan trek sepanjang 4,1 km, ada satu bagian yang kurang cocok dengan power sebesar itu," ujar Andhi, saat konferensi pers virtual, Rabu (16/2/2022).

Kondisi ini membuat banyak orang berspekulasi. Bahkan, ada juga media luar yang menyebutkan bahwa batu aspal yang digunakan tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan oleh FIM.

Baca juga: ITDC Siap Benahi Sirkuit Mandalika, Jadwal MotoGP Tetap

Novel Arsyad, Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan (PP), menampik kabar tersebut. Dia mengatakan, batu yang digunakan untuk pengaspalan sudah berdasarkan spesifikasi yang ada.

Seorang pekerja berdiri di bukit 360 Pertamina Mandalika International Street Circuit di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Jumat (28/1/2022). Pemerintah resmi menyetujui penambahan jumlah kapasitas penonton dari 63 ribu menjadi 100 ribu orang untuk gelaran seri kedua MotoGP 2022 yang akan diadakan pada tanggal 18-20 Maret 2022 di Sirkuit Mandalika. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/wsj.AHMAD SUBAIDI Seorang pekerja berdiri di bukit 360 Pertamina Mandalika International Street Circuit di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Jumat (28/1/2022). Pemerintah resmi menyetujui penambahan jumlah kapasitas penonton dari 63 ribu menjadi 100 ribu orang untuk gelaran seri kedua MotoGP 2022 yang akan diadakan pada tanggal 18-20 Maret 2022 di Sirkuit Mandalika. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/wsj.

"Kalau itu kejadiannya secara mayoritas, mungkin itu kesalahan dari konstruksi. Tapi, ini relatif, sebenarnya sangat kecil. Tapi, kami akan lakukan perbaikan tidak tanggung-tanggung. Kita akan perluas area perbaikannya," kata Novel.

Novel menambahkan, untuk gravel yang ada di pinggir lintasan, itu pun sudah menggunakan gravel yang terbaik. Sudah terbukti juga dengan pebalap yang terjatuh, gravel dapat melindunginya dengan baik.

Sudah disepakati oleh FIM, Dorna Sports, ITDC, MGPA, dan pihak-pihak terkait lainnya untuk melakukan pengaspalan ulang pada sebagian lintasan. Pelapisan ulang sirkuit akan dilakukan mulai bagian sebelum tikungan 17 sampai setelah tikungan 5.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.