Covid-19 Varian Omicron Bikin Bodi Bus Baru Laksana Tertunda

Kompas.com - 07/02/2022, 19:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.comKaroseri Laksana baru saja mengunggah bus baru di laman Instagram-nya. Bus tersebut merupakan milik PO Nugroho yang memperbarui armadanya dari Legacy SR1 menjadi Legacy SR2 Panorama.

Pada kolom keterangannya, Karoseri Laksana menanyakan kepada netizen, bodi mana yang lebih ganteng, SR1 atau SR2. Selain itu, ditulis juga apakah sudah tidak sabar menunggu Legacy SR3, generasi penerus bodi yang sekarang.

Lalu bagaimana perkembangan dari bodi bus besar bermesin belakang dari Karoseri asal Ungaran ini?

Baca juga: PO Nughroho Upgrade Unit Jadi Bodi Legacy SR2 Panorama

Bus AKAP baru PO NPMDOK. LAKSANABUS Bus AKAP baru PO NPM

Export Manager Karoseri Laksana Werry Yulianto mengatakan, sampai saat ini Laksana masih belum membuat generasi terbaru dari Legacy. Jadi bisa dibilang bodi Legacy SR2 masih bertahan sampai sekarang.

“Belum dibuat kok prototype-nya (Legacy SR3), masih bertahan di SR2,” ucap Werry kepada Kompas.com, Senin (7/2/2022).

Werry mengatakan, peluncuran generasi selanjutnya dari SR2 masih melihat kondisi saat ini. Mengingat kembali meningkatnya kasus penyebaran Covid-19 ternyata memengaruhi permintaan bus ke karoseri.

Baca juga: Ini Tol Terpendek yang Ada di Indonesia, Hanya 2,65 km

“Kalau permintaan nanti mulai tinggi, baru persiapan rilisi (Legacy SR3). Sebenarnya permintaan bus mulai naik, tapi gara-gara omicron, pada nahan lagi,” kata Werry.

Werry mengatakan, para operator bus masih melihat bagaimana situasi dari penyebaran Covid-19 di Indonesia. Jika makin meningkat penyebarannya, maka pemesanan bus bisa ditunda sampai situasi kondusif.

Bodi Legacy SR2 sendiri punya beberapa varian, mulai dari single deck (HD Prime, Transporter, dan XHD Prime), Double Decker, Suites Class, sampai model Panorama yang paling baru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.