Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Spesifikasi Bus GA Trans yang Alami Kecelakaan di Bantul

Kompas.com - 07/02/2022, 08:02 WIB
Muhammad Fathan Radityasani,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.comBus dengan nama GA Trans mengalami kecelakaan di Bukit Bego, Padukuhan Kedungbueng, Kelurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (6/2/2022) siang.

Bus dengan pelat nomor AD 1507 EH tersebut, mengalami kecelakaan tunggal dan diduga sopirnya tidak hafal medan jalan yang dilewati. Tercatat 13 orang meninggal dan 34 lainnya mengalami luka-luka.

Jika melihat dari foto-foto kecelakaan, bus berkelir hijau tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah di sisi depan dan kanan bus setelah menabrak tebing.

Baca juga: Kecelakaan Bus Pariwisata di Imogiri, Kompetensi Sopir Dipertanyakan

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by POLRES BANTUL (@polresbantuldiy)

 

Kalau diperhatikan, bodi bus yang digunakan adalah produk Karoseri Adiputro dengan bodi Jetbus 2+. Bentuk fisik ini terlihat pada bumper depan yang rusak serta selendang setra dan tulisan Jetbus di bagian samping bodi.

Berdasarkan data dari aplikasi New Sakpole, bus dengan pelat nomor AD 1507 EH ini menggunkan sasis Mercedes Benz OH 1526 lansiran 2011.

Sasis bus Mercy OH 1526 merupakan salah satu sasis favorit di Indonesia. Dilengkapi dengan mesin diesel 6.347 cc ini menghasilkan tenaga 260 TK di 2.200 rpm dan torsi 950 Nm di 1.200 rpm sampai 1.600 rpm.

Baca juga: Polisi Terapkan Lagi Pembatasan Mobilitas di Jakarta, Ini Ruas Jalan yang Ditutup

Sasis ini masih menggunakan tipe ladder frame yang dilengkapi dengan sistem suspensi per daun. Berkat ketangguhannya, sasis ini juga menjadi salah satu favorit PO bus di Pulau Sumatera.

Diduga, pengereman bus tidak berfungsi ketika melewati jalanan tersebut. Sehingga sopir hanya mengandalkan perseneling gigi saat bus meluncur ke bawah dan mengalami oleng sampai menabrak tebing.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com