Apa Arti Bulatan Kuning dan Merah pada Dinding Ban Mobil?

Kompas.com - 29/01/2022, 07:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu kompnen penting dari sebuah mobil yakni ban mobil. Sebagai satu-satunya komponen mobil yang menyentuh aspal, ban memiliki banyak informasi yang tercantum pada bagian dinding.

Sejak keluar dari pabrikan, ban baru untuk mobil sudah dilengkapi dengan sejumlah kode sebagai spesifikasi maupun identitas produksi.

Mulai dari merek, nama model, ada juga data mengenai ukuran ban, dan tanggal produksi ban. Tapi, jika diperhatikan ada tanda lain berupa bulatan kuning dan merah pada dinding ban atau side wall.

Baca juga: Telat Bayar Pajak Kendaraan Apakah Bisa Kena Tilang?

Untuk orang awam mungkin akan mengira bulatan ini sekadar noda biasa dari hasil produksi pabrik, padahal memiliki arti yang tak kalah penting.

Pemberian bulatan warna itu adalah tanda mengenai area krusial pada ban.

Balancing roda perlu dilakukan rutin tiap 10.000 Km atau setiap merotasi ban mobil.KOMPAS.com/Dio Balancing roda perlu dilakukan rutin tiap 10.000 Km atau setiap merotasi ban mobil.

On Vehicle Test Manager PT Gajah Tunggal Tbk. Zulpata Zainal mengatakan, untuk bulatan berwarna kuning, menandakan titik paling ringan yang ada di ban. Sedangkan yang berwarna merah, menandakan nilai Radial Force Vibration (RFV) yang paling tinggi.

Baca juga: Menaksir Harga Hyundai Ioniq 5 yang Akan Diproduksi Lokal

Pemberian warna sengaja dilakukan pihak pabrikan sebagai sebuah tanda yang berguna untuk memudahkan ketika melakukan proses balancing atau saat memasang pelek.

“Setiap pabrikan ban bisa saja warnanya berbeda, tapi umumnya dua warna tadi,” ucap Zulpata kepada Kompas.com belum lama ini.

Pertama untuk bulatan kuning ini bertujuan ketika memasang pelek ke ban, titik teringan yang ada di ban di sesuaikan dengan titik terberat yang ada di pelek. Biasanya, titik terberat di pelek juga diberi tanda berupa dot warna.

Balancing roda mobil dilakukan dengan menempel besi atau timah kecil pada titik yang perlu diseimbangkan.vishvastyres.com Balancing roda mobil dilakukan dengan menempel besi atau timah kecil pada titik yang perlu diseimbangkan.

“Atau disejajarkan dengan posisi pentil pada pelek jika posisi paling beratnya ada di pentil. Jika sudah sesuai, akan meminimalkan pemakaian timah balance saat roda di-balance,” kata Zulpata.

Baca juga: Cara Mengatasi Rem Blong Saat Mengemudi pada Mobil Manual

Kemudian untuk bulatan merah, akan disesuaikan dengan run out dari pelek yang paling rendah. Sehingga menghasilkan kebulatan ban yang optimum dan efek vibrasi bisa diminimalkan.

"Run out itu kebulatan benda yang bulat. Semakin kecil nilai run out, makin bulat sempurna kebulatan benda yang dimaksud," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.