Jumlah Penumpang Angkutan Umum Melonjak Saat PPKM Level 1

Kompas.com - 29/12/2021, 19:11 WIB
Calon penumpang antre menunggu bus TransJakarta di Halte Harmoni, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2020).  Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mencari jalan keluar dan melakukan evaluasi atas terjadinya antrian panjang di halte Transjakarta, dengan hanya mengoperasikan 13 koridor bus mulai pukul 06.00 sampai 18.00 WIB dengan jarak waktu kedatangan bus (headway) 20 menit sekali, dampak dari penerapan social distancing. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDICalon penumpang antre menunggu bus TransJakarta di Halte Harmoni, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2020). Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mencari jalan keluar dan melakukan evaluasi atas terjadinya antrian panjang di halte Transjakarta, dengan hanya mengoperasikan 13 koridor bus mulai pukul 06.00 sampai 18.00 WIB dengan jarak waktu kedatangan bus (headway) 20 menit sekali, dampak dari penerapan social distancing.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 di Jakarta, telah berdampak pada okupansi jumlah penumpang angkutan umum.

Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan DKI, mengatakan, terjadi peningkatan jumlah penumpang terjadi di angkutan umum perkotaan sebesar 81,7 persen pada masa PPKM Level 1 dibandingkan saat PPKM Level 3.

"Saya mengabaikan pelaksanaan PPKM Level 2 karena Jakarta untuk PPKM Level 2 hanya dilaksanakan dua minggu sehingga jika dilakukan perbandingan data dengan Level 1 yang sudah sekian lama," ujar Syafrin, dalam diskusi virtual yang diselenggarakan Instran (29/12/2021).

Baca juga: Bocoran Suzuki Burgman 150, Calon Pesaing PCX 160 dan NMAX 155

Sebuah bus TransJakarta melintas saat berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (3/7/2021). Petugas akan memberikan akses untuk melintas di titik penyekatan PPKM Darurat di 63 titik di wilayah Jadetabek yang berlaku dari 3 - 20 Juli 2021 hanya yang masuk kategori sektor-sektor esensial. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp.ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT Sebuah bus TransJakarta melintas saat berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (3/7/2021). Petugas akan memberikan akses untuk melintas di titik penyekatan PPKM Darurat di 63 titik di wilayah Jadetabek yang berlaku dari 3 - 20 Juli 2021 hanya yang masuk kategori sektor-sektor esensial. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp.

Menurutnya, data tersebut berdasarkan hasil evaluasi perbandingan jumlah penumpang dari berbagai moda transportasi, seperti bus Transjakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, hingga KRL Commuter Line.

"Sebelumnya untuk empat moda ini jumlah penumpang sekitar 569.000 penumpang. Sekarang ini sudah meningkat 1.034.000 penumpang," ucap Syafrin.

Ia mencontohkan, untuk bus Transjakarta, jumlah penumpangnya telah mencapai sekitar 500.000 saat PPKM Level 1, dengan penerapan kapasitas normal 100 persen.

"Artinya penumpang harian ini terjadi peningkatan," kata Syafrin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.