Kompas.com - Diperbarui 09/12/2021, 04:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bicara servis air conditioner (AC), biasanya yang kerap dibahas adalah cairan refrigerant, biasa dijuluki freon filter yang kotor. Namun, ada komponen yang kerap dilupakann pada sistem pendinginan mobil, yaitu Filter Dryer.

Fungsi AC, adalah membuat suhu di kabin sejuk, menjaga temperatur, sirkulasi udara, hingga menyajikan udara yang bersih.

Bicara funngsi yang terakhir, yang bisa menjalankan fungsi ini, ada komponen penting, yaitu filter dryer AC mobil.

"Komponen utama di AC mobil terdiri dari kompresor, kondensor, dryer filter, expansi valve, dan evaporator. Ini yang akan bisa memastikan bahwa AC mobil siap memberikan pengemudi dan juga penumpang kenyamanan," kata Nur Imansyah Tara, Aftersales Division Head Auto2000, Senin (22/11/2021).

Baca juga: Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia Dikembangkan demi Kurangi Emisi GRK

ac mobilKompas.com/Fathan Radityasani ac mobil

Namun, ada satu komponen yang kerap dilupakan untuk diperhatikan, yaitu filter dryer AC mobil. Padahal bagian ini memiliki fungsi untuk menyaring segala kotoran atau partikel-partikel halus yang bersirkulasi bersama freon.

Bagian ini juga berfungsi dalam menyaring sekaligus mengeringkan uap yang dihasilkan sistem pendingin kabin pada kendaraan. Komponen ini terdiri dari filter, desiccant, sight glass, dan fusible plug.

"Fungsi dari tiap komponen akan berbeda. Filter akan berfungsi untuk membersihkan kotoran di dalam refrigerant. Selanjutnya desiccant akan mencegah terjadinya pembekuan kotoran di dalam lubang evaporator," kata Imansyah.

"Sight glass memiliki peran untuk melihat jumlah refrigerant yang terdapat di dalam sistem AC. Lalu yang terakhir ada fusible plug yang akan menjadi pengaman ketika terjadi kerusakan, mencegah refrigerant untuk tidak keluar," tambah dia.

Baca juga: Ramai Spion Kamera, Masih Ilegal di Indonesia

Ilustrasi mekanisme atau cara kerja sistem AC pada mobil.DOK Otomotif/Otomotifnet.com Ilustrasi mekanisme atau cara kerja sistem AC pada mobil.

Bila komponen terkait tidak diperhatikan, akan ada berbagai macam partikel yang bisa masuk ke dalam sistem penyaringan dari AC mobil.

Salah satu kemungkinan yang bisa terjadi adalah freon cair yang mengalir ke area dryer filter terlalu banyak. Supply yang berlebihan ini akan bisa menyebabkan pembekuan pada expansion valve.

"Angin yang keluar akan seperti kabut, membuat para penumpang mobil menjadi tidak nyaman," katanya.

Masalah penyumbatan juga akan bisa dialami jika kotoran yang disaring terlalu banyak. Hal ini akan menyebabkan mobil tidak akan terasa dingin ketika dinyalakan AC-nya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.