Plus Minus Gelaran WSBK Mandalika di Mata Penonton

Kompas.com - 21/11/2021, 10:20 WIB
Para pebalap WSBK menjajal sirkuit pada sesi latihan bebas (free practice) 1, Jumat (19/11/2021) di Sirkuit Mandalika. KOMPAS.com/Mochamad SadheliPara pebalap WSBK menjajal sirkuit pada sesi latihan bebas (free practice) 1, Jumat (19/11/2021) di Sirkuit Mandalika.

MANDALIKA, KOMPAS.com - Gelaran World Superbike (WSBK) yang diadakan di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Nusa Tenggara Barat diramaikan oleh sejumlah penonton.

Berdasarkan pantauan tim redaksi Kompas.com, sejak pukul 10.00 WITA, penonton tampak memadati titik lokasi penjualan dan pengambilan tiket.

Baca juga: Federal Oil Lanjutkan Kolaborasi dengan Gresini Racing di MotoGP

Reyner, salah satu penonton dari Jakarta sengaja datang ke Mandalika khusus untuk menonton ajang balap bergengsi WSBK.

“Ini sirkuit terbaik, seperti bukan di Indonesia. Apik! Saya tidak terlalu paham WSBK, tapi ketika datang langsung bisa jadi suka, takjub, Indonesia punya sirkuit bertaraf internasional seperti ini,” ucap Reyner kepada Kompas.com, di Mandalika, Sabtu (20/11/2021).

Meski begitu, Reyner mengaku kesulitan saat hendak melakukan check point, hingga mencari tempat cinderamata.

antrian tiket Sirkuit MandalikaKompa.com/APRIDAMEGANANDA antrian tiket Sirkuit Mandalika

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Mungkin karena kurangnya koordinasi, jadi ketika ditanya ke marshal-nya atau panitianya kebanyakan dari mereka belum tahu. Dan di Mandalika juga tidak ada board sign-nya, jadi saya sendiri juga bingung harus kemana,” kata dia.

Kesulitan serupa juga dialami oleh Stephen, warga asli Lombok yang menonton balapan WSBK secara langsung agar karena tidak ingin kehilangan momentum bersejarah, di mana balapan WSBK untuk pertama kali digelar di tanah kelahirannya.

“Dari sisi tiket menurut saya saja sangat membingungkan, karena pertama kita harus naik bus dulu ke lokasi srikuit (bagi yang tidak memiliki akses parkir), kemudian pas sampai sana enggak dikasih tahu dan enggak ada penunjuk arah tempat ticket box-nya di mana. Saya kesasar malah antri di bagian PCR/antigen,” kata dia.

Penonton Tribun Sirkuit MandalikaKompas.com/ApridaMegaNanda Penonton Tribun Sirkuit Mandalika

Menurut Stephen, harus ada kesiapan yang baik untuk menangani event bertarap internasional seperti ini.

“Jangan sampai seperti hari ini, saya nunggu bus sampai malam, tidak ada cahaya penerangan dan jalanan becek semua,” kata dia.

Baca juga: Potensi Indonesia Jadi Pemain Global di Industri Kendaraan Listrik

Meski masih banyak kekurangan, Stephen mengaku, Sirkuit Mandalika merupakan salah satu aset dari Kota Lombok dan menjadi pemicu untuk turis berlibur ke Lombok.

“Diharapkan Sirkuit Mandalika ke depannya bisa jauh lebih baik dari sekarang. Karena ini kan juga masih pertama kalinya ada event sebesar ini, belum ada pengalaman juga. Jadi, semoga di tahun depan persiapan dan koordinasinya lebih matang, supaya negara luar makin kagum

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.