Suspensi Baru Xpander Facelift, Bantingannya Mirip Mobil Eropa?

Kompas.com - 16/11/2021, 13:41 WIB
Mitsubishi Xpander saat melaju di Sirkuit Proving Ground Bridgestone (15/11/2021). KOMPAS.com/ADITYO WISNUMitsubishi Xpander saat melaju di Sirkuit Proving Ground Bridgestone (15/11/2021).
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Salah satu bagian yang mendapat pembaruan pada Xpander facelift adalah sektor suspensi. Mitsubishi mengklaim ubahan ini membuat Xpander semakin nyaman mirip dengan bantingan mobil-mobil Eropa.

Arif Dwiyanto, Head of Training Section PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), mengatakan, secara umum diameter suspensi belakang Xpander lebih besar dari model lama, diameternya sama dengan milik Pajero Sport.

Meski begitu, suspensi yang digunakan bukan kepunyaan Pajero Sport, karena panjangnya berbeda.

Namun komponen yang diusung sokbreker itu disebut sama. Bahkan secara teknologi juga menyamai seperti yang dipakai pada Lancer Evolution.

Baca juga: Daihatsu Xenia 1.3 L Bakal Jadi yang Paling Laris

Mitsubishi Xpander facelift.KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Mitsubishi Xpander facelift.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kalau dulu secara teknologi sama seperti kepunyaan Evo X, sekarang sebetulnya katupnya juga istimewa. Karena kita pakai katup yang setara dengan mobil-mobil Eropa,” ujar Arif, di sela-sela media test drive Xpander facelift di Karawang (15/11/2021).

Ia menjelaskan, katup dalam sokbreker berfungsi mengatur fluida atau minyak yang dipindahkan dari satu tabung ke tabung yang lain.

Begitu roda masuk ke lubang, bodi mobil akan turun. Tugas suspensi adalah menahan agar turunnya bodi mobil bisa dilakukan secara perlahan. Kemudian ketika terjadi rebound, naiknya bodi mobil juga dilakukan pelan-pelan.

Baca juga: Xenia Baru Disebut Mirip Xpander, Ini Kata Daihatsu

Mitsubishi Xpander saat melaju di jalan bergelombang.KOMPAS.com/ADITYO WISNU Mitsubishi Xpander saat melaju di jalan bergelombang.

“Yang pasti desain katupnya itu terkait sama lubang-lubang di dalam katupnya itu, yang berpengaruh ke kualitas redaman dari sokbreker,” ucap Arif.

Sokbreker yang bagus itu bisa meredam optimal. Kalau sokbreker jelek, dia mental-mental. Jadi redamannya enggak kuat. Makanya ketika lewat jalan keriting, mobil terguncang-guncang, bikin mual,” kata dia.

Adapun untuk sokbreker depan masih sama dengan model sebelumnya, karena yang lama disebut masih cukup bagus kualitas peredamannya.

Baca juga: Cerita Pengujian Xenia Baru di Tanjakan sampai Lintas Sumatra

Mitsubishi New XpanderKOMPAS.com/STANLY RAVEL Mitsubishi New Xpander

Selain memberikan kenyamanan yang lebih baik, ubahan pada suspensi belakang membuat Xpander facelift makin asyik dikemudikan.

“Handling juga pasti pengaruh, karena tadi redamannya bagus, mobil enggak banyak goyang. Jadi handling enggak terganggu,” kata Arif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.