Gaikindo Ajukan Insentif Pembelian Mobil Tahun Depan

Kompas.com - 14/11/2021, 10:01 WIB
Ilustrasi penjualan mobil. AUTONEWSIlustrasi penjualan mobil.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyatakan tengah melakukan diskusi dengan Pemerintah mengenai keberlangsungan pemberian insentif terhadap pembelian kendaraan bermotor tahun depan.

Pasalnya, masa berlaku pembebasan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk mobil berkapasitas 1.500 cc yang sudah terbukti tingkatkan daya beli masyarakat di tengah pandemi Covid-19, habis pada akhir tahun.

"Insentif PPnBM DTP sangat berpengaruh pada pemulihan industri otomotif. Dibandingkan tahun lalu, penjualan bisa meningkat sampai 68 persen," kata Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi di ICE BSD, Tangerang.

Baca juga: Ini Arti dari Nama Hyundai Creta yang Baru Dirilis di Indonesia

Suasana saat pameran mobil BMW dan MINI di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 di ICE, BSD, Tangerang Selatan, Kamis (11/11/2021). Dalam pameran tersebut, kedua merek bakal menampilan kurang lebih 27 kendaraan display dan booth BMW Group bakal menyediakan customer lounge, BMW M Performance Corner, BMW dan MINI Lifestyle Collection, sampai area test drive khusus untuk kendaraan terbaru dari BMW dan MINI.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Suasana saat pameran mobil BMW dan MINI di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 di ICE, BSD, Tangerang Selatan, Kamis (11/11/2021). Dalam pameran tersebut, kedua merek bakal menampilan kurang lebih 27 kendaraan display dan booth BMW Group bakal menyediakan customer lounge, BMW M Performance Corner, BMW dan MINI Lifestyle Collection, sampai area test drive khusus untuk kendaraan terbaru dari BMW dan MINI.

"Mengenai akan diperpanjang atau tidak tahun depan, itu wewenangnya di pemerintah. Kami senang saja kalu diperpanjang tapi kan pemerintah punya pandangan lain," tambahnya.

Lagipula, kata Nangoi lagi, tidak elok bila terdapat suatu kebijakan terus diperpanjang. Di samping itu, hal terkait bisa berpengaruh terhadap daya beli masyarakat pada jangka menengah.

Kendati demikian, ia mengaku sedang melakukan komunikasi yang ketat untuk menghadirkan insentif lainnya guna mempercepat pemulihan sektor otomotif nasional.

"Kita ada diskusi ke arah sana (pemberian insentif lain). Tapi kita masih belum tahu, masih didiskusikan dalam dua bulan ini supaya kenaikkan di tahun depan (harga) bisa perlahan," kata dia lagi.

Baca juga: Cara Lain Memiliki Mobil, Bisa Ikut Program Berlangganan

Toyota Avanza dan Veloz di lantai GIIAS 2021KOMPAS.com/Ruly Toyota Avanza dan Veloz di lantai GIIAS 2021

Dalam kesempatan sama, pihak Gaikindo percaya diri bahwa target atas penjualan mobil tahun ini mampu mencapai 850.000 unit. Jumlah terkait melampaui target tahunan asosiasi yakni 750.000 unit.

"Target tahun depan mungkin bisa masuk 900.000 unit sampai 950.000 unit, tergantung markettnya. Belum kembali belum normal karena kita khawatir adanya Covid-19," tutup Nangoi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.