Mobil Terjang Banjir dan Robohkan Pagar Warga, Ingat Lagi soal Etika Berkendara

Kompas.com - 11/11/2021, 14:12 WIB
Tangkapan layar mobil terobos banjir merubuhkan pagar warga di Jakarta Selatan dashcamindonesiaTangkapan layar mobil terobos banjir merubuhkan pagar warga di Jakarta Selatan

JAKARTA, KOMPAS.com - Beredar video mobil MPV putih yang menerobos banjir di suatu perumahan warga di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Dalam video yang diunggah akun instagram @dashcamindonesia Rabu (10/11/2021) tersebut, pada saat menerobos banjir dengan kecepatan tinggi, gelombang air yang dihasilkan sampai membuat pintu pagar rumah warga bergeser dari tempatnya.

Baca juga: Toyota Resmi Luncurkan Avanza dan Veloz Terbaru, Harga Rp 200 Jutaan

Menanggapi kejadian ini, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, masih banyak pengemudi yang minim pengetahuan ketika menerobos banjir.

"Banyak pengemudi yang minim pengetahuan, takut mobilnya stuck atau terendam sehingga melakukan akselerasi di genangan yang justru membuat air rawan tersedot dalam mesin via intake. Karena muka air di depan mobil meningkat akan menimbulkan gelombang air yang membahayakan bagi sekitarnya (motor, tanaman, dan pagar pembatas)," kata Sony kepada Kompas.com, Kamis (11/11/2021).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dashcam Indonesia (@dashcamindonesia)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika menerobos banjir dengan ketinggian air maksimal setengah dari tinggi ban, Sony menyarankan untuk memakai gigi rendah dan semakin lambat kecepatan maka semakin benar.

"Dengan begitu sehingga komponen kendaraan bekerja normal dan arah kendaraan terkendali. Fokus pengemudi hanya memastikan genangan mampu dilewati dan terlihat batas batas jalannya," ucap Sony.

Baca juga: Viral, Video Rombongan Pemotor Pepet Pengemudi Mobil di Sentul

Sony juga berpendapat, soft skill dalam mengemudi juga perlu diperhatikan oleh pengemudi. Bukan hanya pengetahuan dan juga hard skill, namun etika juga perlu dieprhatikan.

Hal yang sama juga dijelaskan oleh Training Director The Real Driving Centre Marcell Kurniawan. Dia mengatakan bahwa saat menerobos genangan, pastikan memang benar benar aman dan bergerak dalam kecepatan rendah.

Motor terobos banjirDok. YIMM Motor terobos banjir

"Karena semakin tinggi kecepatan maka ombak yang dihasilkan juga semakin besar dan kuat. Sehingga ombak tersebut biasanya bisa membuat motor terjatuh, air mengenai mobil lain dan kemungkinan masuk ke air intake mobil lain dan merusak mobil lain, dan bisa saja seperti kejadian di video," kata Marcell kepada Kompas.com, Kamis (11/11/2021).

Marcell juga mengingatkan mengenai etika berkendara yang seharusnya saling menghargai pengguna jalan lain dan orang lain disekitar lingkungan berkendara.

Baca juga: Spek Teknis Avanza Terbaru, Tenaga Lebih Besar dari Model Lama

"Ya secara etika jg tidak tepat bila kita menerabas genangan dengan kecepatan yang tinggi. Karena merugikan orang lain," kata dia.

Demi keamanan, Marcell juga mengingatkan mengenai berkendara di pemukiman. Pada saat berkendara di pemukiman disarankan untuk mengemudi dengan pelan, agar kita dapat bereaksi tepat waktu bila tiba-tiba ada masalah di depan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.