Perjalanan Jarak Jauh Mobil Pribadi Wajib Antigen dan Vaksin Pertama

Kompas.com - 04/11/2021, 09:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Tak hanya bagi penumpang transportasi umum, aturan swab tes antigen dan vaksin dosis pertama juga berlaku bagi pelaku perjalanan jarak jauh, termasuk mobil pribadi dan sepeda motor.

Adita Irawati, Juru Bicara Kementerian Perhubungan, mengatakan, pemerintah sedang menyiapkan langkah antisipasi untuk menahan pergerakan masyarakat jelang libur natal dan tahun baru (Nataru).

Perjalanan jarak jauh menggunakan transportasi darat ini nantinya wajib menunjukkan hasil antigen 1x24 jam, dan vaksinasi minimal dosis pertama, itu wajib,” ujar Adita, dalam diskusi virtual yang disiarkan Youtube FMB9ID_IKP (3/11/2021).

Baca juga: Begini Pengecekan Syarat Perjalanan Transportasi Darat di Jawa-Bali

Personel gabungan saat tengah menjaga posko penyekatan di Jalan Gatot Subroto, Jatiuwung, Kota Tangerang, pada larangan mudik Lebaran 2021 hari kedua, Jumat (7/5/2021).(Istimewa/dokumentasi Satlantas Polres Metro Tangerang Kota) Personel gabungan saat tengah menjaga posko penyekatan di Jalan Gatot Subroto, Jatiuwung, Kota Tangerang, pada larangan mudik Lebaran 2021 hari kedua, Jumat (7/5/2021).

“Dan pengawasannya nanti, khususnya untuk kendaraan darat seperti bus, kemudian travel, dan juga kendaraan-kendaraan pribadi ini akan kita lakukan secara acak,” kata dia.

Adita juga mengatakan, memang tidak mungkin melakukan pengawasan satu per satu. Pasalnya, transportasi darat khususnya kendaraan pribadi bisa berangkat dari mana saja dan lewat jalan manapun.

“Tetapi setidaknya kita mengantisipasi dengan melakukan pemeriksaan secara acak. Bisa saja nanti di rest area, atau di kantor-kantor Kementerian Perhubungan yang ada di lintasan-lintasan nasional,” ucap Adita.

Baca juga: Segera Meluncur, Perkiraan Harga Toyota Avanza Baru Mulai Keluar

Polisi memberhentikan kendaraan saat penyekatan di Gerbang Tol Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat. 
ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi Polisi memberhentikan kendaraan saat penyekatan di Gerbang Tol Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat.

Menurutnya, masyarakat harus mengantisipasi dengan menyiapkan syarat perjalanan yang dibutuhkan.

“Namun demikian kami sarankan bukan karena pengawasan atau sanksinya, tapi ini kan demi kita sendiri, melindungi diri sendiri, melindungi orang lain,” kata Adita.

“Oleh karena itu, melakukan perjalanan butuh kondisi yang sehat, dan itulah mengapa dilakukan screening, dan juga vaksinasi,” ujar dia, melanjutkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.