Avanza Veloz Baru Pakai Electronic Parking Brake, Apa Kelebihannya?

Kompas.com - 03/11/2021, 06:32 WIB
Bocoran kabin Avanza terbaru INSTAGRAM/AMMARPARVEZ_Bocoran kabin Avanza terbaru

JAKARTA, KOMPAS.com - Generasi baru Toyota Avanza dan Veloz akan segera meluncur pekan mendatang, tepatnya pada 10 November 2021.

Jika dibandingkan dengan model lamanya, ubahan pada Avanza dan Veloz baru benar-benar revolusioner. Terutama dari sisi penambahan fitur, yang sebagian tidak terduga.

Melihat dari penampakan interior Veloz yang beredar di internet beberapa waktu lalu, salah satu yang menarik perhatian adalah tampilan interior.

Desain interior MPV sejuta umat ini terlihat lebih canggih dengan hilangnya tuas rem parkir di antara jok baris depan. Kemungkinan besar, Veloz mengalami peningkatan fitur dengan dibekali Electronic Parking Brake (EPB).

Baca juga: Memanfaatkan Fitur yang Ada di Toyota Raize GR Sport TSS

Sebagai informasi, EPB merupakan fitur rem parkir yang dikontrol penuh oleh sistem elektronik. Ini berarti sistem kerja mekanikal berupa tuas sudah sepenuhnya dihilangkan.

“Secara fungsi sama, yang dulu (rem parkir) manual ditarik tangan dan menaknisme kawat menarik atau menekan rem belakang. Kalau EPF ada mekanisme motor yang menjadi satu dengan rem belakang,” ucap Didi Ahadi, Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ilustrasi tombol Electronic Parking Brake (EPB)Kompas.com/Donny Ilustrasi tombol Electronic Parking Brake (EPB)

Menurut Didi, dengan adanya EPB mekanisme penggunaan rem tangan menjadi lebih simple. Sebab, hanya dengan jari, tidak perlu tenaga untuk menarik rem parkir.

“Biasanya EPB ditambah dengan fitur brake hold, untuk kemudahan saat kemacetan atau tanjakan,” kata dia.

Dengan adanya sistem sensor pada EPB, otomatis akan mengunci rem saat mesin mobil dimatikan. Pengunci rem juga akan terbuka jika pengemudi memberikan gestur hendak menjalankan mobil seperti menginjak pedal gas.

Baca juga: Alasan Kenapa Cuma Sedikit Mobil yang Pakai Fog Lamp Belakang

Meski EPB memberikan kepraktisan, bukan berarti fitur ini tidak memiliki celah kekurangan. Pasalnya, fitur ini 100 persen mengandalkan sistem elektronik, sehingga suplai daya listrik jadi multak.

Konsekuensinya, pemilik mobil wajib mengecek secara rutin aki dan sistem pengisian daya atau altenator pada mobil.

“EPB memerlukan kelistrikan dan aki untuk on dan off-nya. Jadi, jika aki soak maka harus di jumper untuk membebaskan rem parkirnya,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.