Antiselip, Cara Mengerem Sepeda Motor yang Benar di Jalan Basah

Kompas.com - 02/11/2021, 13:22 WIB
Ilustrasi berkendara saat hujan motorcyclenews.comIlustrasi berkendara saat hujan

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa wilayah di Indonesia sudah mulai memasuki musim hujan. Hal ini tentu saja berpengaruh terhadap gaya berkendara pengguna sepeda motor pada saat terjadi hujan atau jalan basah. Mengendarai sepeda motor pada saat hujan dan kondisi jalan basah membutuhkan perlakuan yang berbeda ketika kondisi jalan kering.

Salah satu faktor yang membedakan, yakni jalan basah akan membuat berkurangnya daya cengkeram ban pada aspal. Hal ini membuat pengendara kendaraan roda dua harus ekstra hati-hati dalam berkendara.

Baca juga: Ini Tarif Perpanjangan SIM A dan SIM C per November 2021

Selain itu, teknik melakukan pengereman pun harus dilakukan dengan benar supaya antiselip atau tidak tergelincir atau terjatuh ketika berusaha mengurangi kecepatan kendaraan.

Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan, teknik pengereman yang dilakukan di jalan basah berbeda dengan kondisi jalan kering.

Mengerem sepeda motor ada teorinya.mpm-motor.co.id Mengerem sepeda motor ada teorinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dalam melakukan pengereman saat kondisi jalan basah, sebaiknya penggunaan rem belakang lebih ditekankan dibandingkan penggunaan rem depan," kata Agus kepada Kompas.com belum lama ini.

Pada saat kondisi jalan basah, jika menggunakan rem depan dengan lebih kat akan mengakibatkan motor lebih mudah tergelincir.

Baca juga: Ini Tarif Bikin SIM A per November 2021

Hal ini dikarenakan pada daat melakukan pengereman menggunakan rem depan, maka otomatis semua beban kendaraan akan bertumpu pada ban depan. Dengan traksi yang sedikit berkurang karena adanya air dan jalan basah maka bisa mengakibatkan tergelincir.

"Ketika kita melakukan pengereman (dengan rem depan di jalan basah) seluruh titik beban kendaraan adanya di roda depan. Jadi untuk porsi pengereman roda depan harus dikurangi," ucap dia.

mengerem empat jariKompas.com/Fathan Radityasani mengerem empat jari

Jika dalam kondisi jalan kering, Agus menyarankan untuk porsi penggunaan rem lebih banyak rem depan daripada rem belakang. Karena pengereman dengan rem depan akan lebih maksimal.

Baca juga: Beli Bensin Lebih Baik Pakai Hitungan Liter atau Rupiah?

"Beda sama jalan kering, kalau jalan kering kita porsi rem depannya lebih dikuatkan dibandingkan rem belakang suapaya ketika berhenti atau melakukan pengurangan kecepatan itu jadi maksimal," kata Agus.

Saat melakukan pengereman di jalan basah, usahakan untuk melakukan pengereman dengan cara yang lebih halus. Sehingga saat berkendara dalam kondisi hujan selalu mempertimbangkan jaga jarak dan waktu untuk mengerem.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.