Warga Sipil Boleh Pakai Pelat Mobil RFS, Ini Syaratnya

Kompas.com - 26/10/2021, 14:01 WIB
Penampakan mobil Alphard Velfire B 139 RFS warna putih diduga milik Rachel Vennya di parkiran gedung Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (26/10/2021). KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiPenampakan mobil Alphard Velfire B 139 RFS warna putih diduga milik Rachel Vennya di parkiran gedung Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (26/10/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil dengan pelat nomor RFS yang digunakan oleh selebrgam Rachel Venya belakangan ini menjadi sorotan.

Sebagai informasi, pelat RFS merupakan sendiri merupakan kode khusus untuk Tanda Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat nomor khusus.

Dalam Peraturan Kapolri Nomor 3 Tahun 2012 tentang Rekomendasi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan TNKB khusus dan rahasia bagi kendaraan bermotor dinas, kode RFS digunakan untuk menunjukkan suatu kendaraan milik pejabat sipil.

Baca juga: Jangan Sampai Lupa Interval Ganti Oli Gardan Mobil

Tentunya, pelat nomor tersebut memiliki sejumlah fasilitas karena diberikan oleh negara kepada instansi atau pejabat tertentu. Sebab, warga sipil tidak bisa menggunakan pelat nomor dewa atau khusus ini.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan, pelat RFS harus diikuti empat angka dengan awalan angka satu untuk menunjukkan kendaraan milik pejabat sipil. Adapun mobil Alphard milik Rachel Venya memiliki nomor polisi B 139 RFS.

“Saya jelaskan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) khusus atau rahasia itu adalah yang 4 angka dengan kepala (nopol) angka satu. Ini di dalam Perkap digunakan untuk pejabat sipil yang mempunyai tugas khusus atau kerahasiaan,” ucap Sambodo dilansir dari Kompas.com, Senin (25/10/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mobil dinas Ketua MPR Zulkifli Hasan terparkir di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/8/2018).KOMPAS.com/Ihsanuddin Mobil dinas Ketua MPR Zulkifli Hasan terparkir di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/8/2018).

Sambodo melanjutkan, bagi masyarakat umum bisa saja menggunakan nopol akhiran RFS dan memiliki empat angka dengan syarat tidak diawali dengan angka satu di depannya.

Masyarakat umum juga harus membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) apabila menggunakan tiga angka.

“Itu (pelat mobil Rachel Venya) juga nomor biasa, tidak masuk nomor pilihan atau STNK rahasia, dan ini boleh dimiliki orang sipil. Jadi jangan salah yang kemarin dipakai Rachel ini yang tiga angka itu tiap orang boleh pakai asalkan bayar PNBP yang berlaku,” kata dia.

Tidak ada hak istimewa bagi pelat nomor dewa

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.